Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dikeluhkan Warga karena Tak Kunjung Rampung, DPUPKP Kota Jogja Ungkap Hambatan Proyek Drainase di Jalan Kyai Mojo. Apa saja?

Iwan Nurwanto • Selasa, 15 Oktober 2024 | 02:06 WIB

 

 

Pelaku usaha mengamati proyek perbaikan drainase di kawasan Bener, Tegalrejo, Jogja, Senin (14/10).. Mereka mengeluhkan perbaikan yang tak kunjung usai menyebapkan jumlah pelanggan turun drastis
Pelaku usaha mengamati proyek perbaikan drainase di kawasan Bener, Tegalrejo, Jogja, Senin (14/10).. Mereka mengeluhkan perbaikan yang tak kunjung usai menyebapkan jumlah pelanggan turun drastis

 

 

JOGJA – Masyarakat mengeluhkan proyek drainase di Jalan Kyai Mojo, Tegalrejo. Karena tidak kunjung rampung. Akibatnya mengganggu aktivitas masyarakat yang berada di wilayah tersebut. Terlebih lagi menjelang musim penghujan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja Umi Akhsanti mengatakan, proyek masih berjalan. Sebab proyek tersebut dikerjakan selama 134 hari kalender atau sekitar empat bulan lebih.

 

Proyek drainase itu mulai dikerjakan oleh kontraktor sejak 12 Juni. Artinya, jika target empat bulan bisa selesai tepat waktu, seharusnya proyek pembangunan drainase tersebut harus dapat selesai bulan ini.“Akhir Oktober ditargetkan selesai,” ujar Umi saat dikonfirmasi, kemarin (14/10).

Menurut Umi, proyek pekerjaan drainase memang memakan waktu lama. Lantaran pihaknya menghadapi berbagai hambatan. Di antaranya karena proyek yang harus dilaksanakan malam hari karena kondisi lalu lintas.

Kemudian, juga ada kendala berupa adanya jalur pipa PDAM pada lokasi pengerjaan. Sehingga pelaksana proyek pun harus melakukan pergeseran pipa terlebih dahulu. Pengerjaan malam hari sesuai rekomendasi Dishub Kota Jogja, karena untuk siang hari lalu lintas cukup padat. “Sehingga berbahaya kalau menggunakan alat berat,” terang Umi.

Salah satu warga di sekitar lokasi proyek, Kasino menyampaikan, proyek pembangunan ini berdampak terhadap usaha jasa jahitnya. Sebab banyak dari pelanggan yang kesulitan mencari lokasi parkir. Dia berharap agar proyek tersebut bisa segera selesai agar usahanya bisa berjalan seperti sebelumnya.“Kalau pendapatan turun sekitar 50 persen,” katanya. (inu/din)

Editor : Din Miftahudin
#drainase #Proyek Drainase #DPUPKP Kota Jogja #tak kunjung selesai