JOGJA – Jumlah penumpang kereta api di KAI Daop 6 Yogyakarta meningkat pada triwulan III 2024. Berdasarkan data KAI, jumlah penumpang yang dilayani di Daop 6 Jogja sejak 1 Januari hingga 30 September 2024 mencapai 5.033.929 orang.“Meningkat 17 persen hingga triwulan III,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro, Selasa (8/10/2024).
Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023, yaitu 4.163.546 penumpang.Stasiun Tugu dan Stasiun Lempuyangan adalah stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang tertinggi hingga September 2024. Tercatat keberangkatan penumpang di Stasiun Tugu mencapai 2.201.413. Sementara dari Stasiun Lempuyangan sebanyak 1.130.404. “Peningkatan volume penumpang ini didukung oleh perbaikan performa ketepatan waktu kereta api, baik keberangkatan maupun kedatangan,” ujar Krisbi.
Pada Agustus 2024, tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api yang dioperasikan PT KAI mencapai 99,85 persen. Angka itu meningkat dari 99,76 persen dibanding periode yang sama di tahun 2023. Sementara tingkat ketepatan waktu kedatangan pada Agustus 2024 tercatat 97,87 persen. Di mana meningkat dibandingkan pada Agustus 2023 yakni 95,46 persen.“Perbaikan performa ketepatan waktu ini dicapai berkat peningkatan mutu kinerja operasional, termasuk perawatan sarana dan prasarana yang lebih baik,” jelas Krisbi.
Di sisi lain, PT KAI Daop 6 Jogja juga mencatat kenaikan jumlah penumpang kereta kelas Luxury hingga September 2024. Pada periode Januari hingga September 2024, terdapat 28.603 pelanggan kereta Luxury yang berangkat dari stasiun di wilayah KAI Daop 6 Jogja. Jumlah itu meningkat 56 persen dibandingkan pada tahun 2023 di periode yang sama yaitu sebanyak 18.326 pelanggan.“Puncak volume penumpang kelas tersebut terjadi pada bulan Juli 2024 sebanyak 4.856 pelanggan atau rata-rata 157 pelanggan per hari,” ungkap Krisbi.
Ia menjelaskan, kereta Luxury mampu menciptakan segmen penumpang baru. Selain wisatawan, saat ini telah banyak penumpang rutin yang menjadi pelanggan layanan kereta tersebut. Disebutnya, keunggulan kereta Luxury generasi baru saat ini salah satunya adalah pintu masuk kereta dan pintu penghubung antar kereta yang sudah menggunakan pintu elektrik otomatis. Hal itu semakin memudahkan pelanggan dalam membuka ataupun menutup pintu tanpa mengeluarkan banyak energi. “Suara aktivitas buka tutup pintu pun menjadi lebih senyap,” katanya.
PBaca Juga: Penumpang KA Diproyeksikan Naik hingga Akhir Tahun
Krisbi menilai, peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan masyarakat yang semakin percaya pada transportasi kereta api sebagai pilihan utama dalam bepergian. Untuk itu, pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan. Lewat berbagai inovasi yang dihadirkan secara konsisten.“Dengan peningkatan kualitas secara berkelanjutan ini, kami berharap kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan," harapnya. (tyo)
Editor : Din Miftahudin