Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tebar 20 Ribu Bibit Ikan di Waduk Sermo, Penanda DIbukanya Festival Jaga Kaliku untuk Kelestarian Lingkungan

Anom Bagaskoro • Selasa, 8 Oktober 2024 | 03:20 WIB

 

 

 

Pelepasan benih ikan lokal di Perairan Waduk Sermo, Senin (7/10). Kegiatan ini sekaligus restocking, upaya menambah populasi ikan lokal di perairan waduk ini.
Pelepasan benih ikan lokal di Perairan Waduk Sermo, Senin (7/10). Kegiatan ini sekaligus restocking, upaya menambah populasi ikan lokal di perairan waduk ini.

 

 

KULON PROGO - Festival Jaga Kaliku (jaga komitmen warga untuk kelestarian alam lingkungan ikan Kulon Progo) resmi dibuka, kemarin (7/10). Ditandai dengan penebaran ikan lokal di Waduk Sermo. Festival yang diadakan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo ini mengangkat isu pelestarian sumber daya perikanan.

Kepala DKP Kulon Progo Trenggono Trimulyo menyampaikan, tak sekadar kegiatan simbolis, penebaran ikan lokal merupakan upaya restocking ikan di perairan Waduk Sermo. 20 ribu bibit ikan yang dilepas terdiri dari tawes, gerbang, sidat, dan ikan lainnya.

Restocking merupakan upaya menambah populasi ikan lokal di perairan. Mengingat Waduk Sermo memiliki populasi ikan invasif seperti, red devil yang cukup banyak. Dengan penambahan populasi, laju pertumbuhan red devil dapat ditekan, dan berangsur-angsur pulih menjadikan Waduk Sermo sebagai habitat ikan lokal.

Menggunakan perahu milik kelompok wisata, penebaran ikan dilakukan secara simbolis di tengah perairan. Setiap orang yang ikut serta dalam menebar ikan dibawakan satu kantong berisi 100 ikan untuk dilepasliarkan di perairan.

Festival Jaga Kaliku merupakan agenda rutin dalam pelestarian sumber daya perairan. Festival ini akan melibatkan 12 kapanewon, berlangsung selama 24 hari sejak 7 - 31 Oktober. Rangkaian kegiatan berupa sosialisasi, penerbitan buku, hingga peningkatan kapasitas kelompok masyarakat. Di setiap kapanewon dilakukan juga penebaran benih ikan lokal di perairan yang terpusat. Sekitar 540 ribu ikan disiapkan untuk penebaran pada festival ini."Program yang mendukung pelestarianikan lokal," tegasnya.

Upaya melestarikan sumber daya perairan, telah dilakukan sejak 2022. Tepatnya saat Program Jaga Kaliku diluncurkan. Program yang menyasar upaya pelestarian, melalui penjagaan dan pengawasan perairan ini, telah merambah hingga 12 kapanewon. Selama program berlangsung, pembinaan serta bantuan telah digelontorkan untuk masyarakat.

Pj Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi mengapresiasi program ini. Sebab, merupakan wujud konkret upaya pelestarian sumber daya perairan.Terlebih Jaga Kaliku merupakan wujud kolaborasi dari berbagai pihak. Tak hanya sektor pemerintahan dan swasta, masyarakat juga dilibatkan melalui Pokmaswas. Dengan harapan pelestarian sumberdaya perairan dapat terus dilakukan."Semoga kegiatan dapat menginspirasi berbagai pihak, agar kelestarian perairan dapat terjaga," pungkasnya. (gas/din)

Editor : Din Miftahudin
#waduk sermo #Jaga Kaliku #Kulon Progo #ikan #ikan lokal #DKP Kulon Progo