JOGJA - Masyarakat dihebohkan dengan adanya kabar penipuan acara senam sehat dan jalan santai yang digelar di Alun-alun Selatan, Kota Jogja pada Minggu (6/10) pagi. Dalam flyer yang beredar bahkan disebut untuk memperingati HUT Kota Jogja. Informasi yang diterima Radar Jogja, acara diselenggarakan oleh event organizer (EO) bernama Haey Global Nusantara.
Salah satu pedagang yang enggan disebut identitasnya mengatakan, dirinya bersama dengan puluhan pedagang lain bekerjasama dengan penyelenggara untuk membuka stand di Alun-alun Selatan. Dia sudah membayar uang untuk pembukaan stand pada malam hari sebelum acara diselenggarakan.
Namun pada pagi harinya, kegiatan tersebut batal dilaksanakan. Padahal, sudah banyak stand yang didirikan dan ratusan peserta pun telah datang untuk mengikuti kegiatan tersebut. Namun diketahui panitia tidak hadir ketika acara akan dilaksanakan.
“Acaranya itu jalan santai, senam, dan bersepeda sekitar jam enam pagi itu sudah ramai. Namun karena tidak ada kejelasan dari panitia, peserta dan pemilik stand kemudian membubarkan diri, sekitar jam sepuluh sudah sepi,” ujar salah seorang pedagang tersebut kepada Radar Jogja, Minggu (6/10).
Menurut pedagang itu, dirinya merasa dirugikan karena telah membayar biaya pendirian stand. Selain itu, dagangan yang seharusnya bisa dijual dalam acara tersebut juga batal ditawarkan kepada para peserta.
Penjual es ini mengaku, sudah mendapatkan informasi dari panitia bahwa biaya pendirian stand yang nilainya mencapai ratusan ribu rupiah akan dikembalikan. Namun menurutnya, sampai saat ini belum ada kejelasan dari panitia kapan uang yang sudah dibayarkan tersebut kapan dikembalikan.
Baca Juga: Tingkat Pengangguran di Indonesia Tertinggi se-ASEAN: Tantangan Kualifikasi Pekerja
Baca Juga: Inilah Fakta Menarik Buah Delima Bagi Kesehatan Tubuh Yang Wajib Kalian Ketahui
Baca Juga: Hama Tikus Merajalela, 300 Peserta Ikuti Rat Hunter Semalam Suntuk Lakukan Pembasmian
“Saya sudah menghubungi statusnya terkirim, namun belum dibalas. Kalau kerugian saya sekitar 700 ribu rupiah,” terang pedagang tersebut.
Hasil penelusuran Radar Jogja, acara tersebut diselenggarakan oleh Haey Global Nusantara. Saat dikonfirmasi, Founder Haey Global Nusantara Wahyu K Wibowo mengakui, bahwa acara tersebut dibatalkan karena adanya masalah internal.
Meskipun demikian, panitia berkomitmen untuk bertanggung jawab dengan. Yakni dengan mengembalikan biaya pendaftaran peserta, penyewaan stand, dan barang-barang yang sudah diberikan oleh sponsor.
Wahyu merinci, total tiket yang terjual dalam kegiatan tersebut ada sekitar 500 buah. Sementara untuk stand sebanyak 38 tenant. Meliputi tenant pedagang sebanyak 30 buah dan tenant sponsor 8 buah.
“Memang ada beberapa permasalahan internal. Sehingga kami mengambil sikap dan kami putuskan dengan segala resiko untuk mengundurkan waktu kegiatan,” katanya.
Baca Juga: Inilah Fakta Menarik Buah Delima Bagi Kesehatan Tubuh Yang Wajib Kalian Ketahui
Sementara untuk pengembalian uang kepada para peserta dan pemilik tenant, dia menyatakan, bahwa dalam waktu tujuh hari kedepan pihaknya akan melakukan pendataan. Kemudian dalam waktu secepatnya, biaya yang sudah diterima oleh panitia akan dikembalikan kepada para peserta dan pedagang pemilik tenant.
“Penyebab batal karena masalah internal, jadi kami tidak ada niat untuk melakukan penipuan. Kami juga memohon maaf kepada masyarakat Kota Jogja yang merasa dirugikan karena keputusan kami,” terang Wahyu. (inu)
Editor : Heru Pratomo