BANTUL – Pimpinan dewan (Pimwan) DPRD Bantul yang definitif sampai sekarang tak kunjung dimiliki. Sekarang masih dijabat oleh ketua sementara yakni Hanung Raharjo. Tentunya kondisi ini berdampak pula pada anggota komisi yang belum terbagi.
Hanung mengaku, sampai sekarang masih ada dua partai politik yang belum menyetorkan nama-nama yang diajukan untuk dijadikan Pimwan. "PDI Perjuangan dan PKB belum menyetorkan nama," ucapnya, Kamis (3/10/2024).
Pembentukan alat kelengkapan (Alkap) DPRD Bantul sekarang masih terus berproses tahap demi tahapnya. Prosesnya yang bebarengan adanya Pilkada 2024 sehingga sedikit cukup menghambat. Itu lantaran fokus masing-masing partai menjadi terbagi dua antara mengurus Pilkada dan pembentukan Alkap.
Hanung menyampaikan, pembentukan Alkap tentunya mengacu pada tata tertib (Tatib) yang sudah disepakati bersama. Di dalam Tatib memuat tahapan pertama pembentukan Alkap ialah adanya pimpinan dewan definitif. Itu terdiri dari satu Ketua DPRD dan tiga Wakil Ketuanya.
“Adanya Pilkada serentak menjadi fokus utama sedangkan Pimwan dinomor dua,” imbuhnya. Menurutnya hal tersebut wajar saja dan dapat dimaklumi yang terpenting sekarang Alkap masih terus berproses. Dikatakannya, sebagai pimpinan sementara sudah rapat dengan para fraksi di DPRD Bantul.
Sudah diberikan waktu untuk mengirimkan nama-nama calon Pimwan dari para partai pemenang. Diakuinya, kemungkinan besar Pimwan definitif DPRD Bantul baru akan terealisasi di Oktober 2024 nanti. Itu karena prosesnya yang cukup panjang melibatkan berbagai stakeholder terkait.
Di antaranya seperti Bupati, Gubernur, dan DPP dari masing-masing partai politik (parpol). “Di gubernur kan itu 14 hari itu pun kalau lengkap kalau tidak lengkap mundur lagi di bupati 7 hari dengan hitungan itu ya hampir pasti di Oktober,” ucap Hanung. Nantinya kalau Pimwan definitif sudah disetujui Gubernur baru akan menyusul pembentukan anggota komisi-komisi DPRD Bantul.
Sementara itu Ketua DPC Gerindra Bantul Datin Wisnu Pranyoto menuturkan, akan mengusulkan kepada fraksi lain agar pembentukan Alkap proporsional. Artinya parpol yang memiliki perolehan kursi DPRD Bantul lebih banyak mendapat hak yang lebih daripada yang kursinya lebih sedikit. Menurutnya, partainya belum menyusun pembagian yang ada di fraksi karena masih menunggu hasil Pimwan definitif terlebih dahulu.
Dikatakannya Fraksi Gerindra Bantul akan mengawal program kerja dari pusat. “Salah satunya makan siang gratis,” tuturnya. (rul).
Editor : Din Miftahudin