Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tak Bisa Menang atas Persijap, Seto Sebut Hanya karena PSIM Yogyakarta Tak Dinaungi Keberuntungan

Rizky Wahyu Arya Hutama • Jumat, 4 Oktober 2024 | 03:25 WIB

 

 

 

 

Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara dan Asisten Pelatih Erwan Hendarwanto.
Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara dan Asisten Pelatih Erwan Hendarwanto.

JOGJA - Hasil imbang yang didapat oleh PSIM Yogyakarta saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Mandala Krida, Jogja, Rabu (2/10) sore lalu membuat mereka gagal memanfaatkan momentum untuk kembali merebut posisi puncak klasemen sementara grup 2 kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024/2025.

 Baca Juga: Keputusan Kontroversial Wasit Rihendra Purba dalam Laga PSIM vs Perijap, Ternyata Bukan Pertama Kalinya

Pelatih PSIM Yogyakarta Seto Nurdiyantara mengatakan, hasil imbang yang didapat oleh timnya saat menjamu Laskar Kalinyamat itu karena kurang dirasa timnya kurang mendapatkan keberuntungan saja. Sebab menurutnya di pertandingan tersebut Laskar Mataram bisa menguasai pertandingan dan banyak menciptakan peluang untuk gol, tapi sampai akhir pertandingan para anak asuhnya belum bisa menceploskan satu gol pun ke kandang lawan.

 Baca Juga: Tahan Imbang PSIM Jogja Tanpa Gol, Persijap Jepara Kuasai Puncak Klasemen Pegadaian Liga 2 Grup 2

"Hasil 0-0 artinya buat kami tidak maksimal, tapi kami syukuri. Mungkin kalian juga bisa melihatnya, salah satu faktor luck-nya belum dapat, karena mungkin sudah habis di dua pertandingan awal dan harapannya bisa kembali lagi," katanya, Kamis (3/10).

 Secara statistik memang PSIM bisa lebih unggul dari Persijap Jepara di laga tersebut. Anak-anak Jogja berhasil mencatatkan 62 persen dalam hal penguasaan bola, sedangkan para pemain Laskar Kalinyamat hanya 38 persen.

 Baca Juga: Berhasil Imbangi Tuan Rumah PSIM Jogja, Pelatih Persijap Jepara Bersyukur Bisa Nirbobol

Dari sisi serangan Laskar Mataram juga lebih unggul, tercatat ada sebanyak 13 tembakan ke gawang yang dilancarkan oleh Rafinha dan kawan-kawan ke gawang Persipa Jepara. Sementara anak-anak Jepara hanya membukukan empat kali tembakan ke gawang PSIM."Lagi-lagi ini faktor luck yang belum mengarungi kami. Tapi itu bukan jadi alasan, saya secara pribadi dan pemain kami minta maaf ke suporter karena hanya dapat satu poin," lontar Seto.

 Baca Juga: Imbang Melawan Persijap, Merasa Dirugikan Wasit tapi PSIM Jogja Punya PR Penyelesaian Akhir

Seto mengaku setelah ini, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap timnya agar bisa lebih baik di laga-laga selanjutnya. Akan tetapi Seto tetap berharap supaya para pemain tetap punya motivasi memenangkan pertandingan ke depan.

 Baca Juga: Hadapi Persijap Jepara, Pelatih PSIM Yogyakarta Seto Nurdiyantara Bakal Bereksperimen Lagi

"Apa pun hasilnya itu adalah tanggung jawab saya. Kami berjanji akan bisa bangkit dan memaksimalkan poin. Mudah-mudahan apa yang jadi keinginan pemain, manajemen, dan suporter bisa tercapai," tandasnya. (ayu).

Editor : Din Miftahudin
#Seto Nurdiayantoro #laskar kalinyamat #Laskar Mataram #Liga 2 #PSIM Jogja