JOGJA – Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang akan berlaga di ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 diberangkatkan, Rabu (2/10). Kontingen DIJ berkekuatan 133 atlet, 47 pelatih, dan didampingi puluhan ofisial.
Pelepasan dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya mewakili Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X. Kepada kontingen DIY, gubernur meminta agar bisa membangun jiwa sportivitas yang tinggi. Peparnas menjadi sarana mencapai kohesifitas dan kekompakan kontingen DIY. Sehingga dukungan moral, saling memperkuat motivasi, dan memelihara kebersamaan akan menjadi fondasi untuk meraih sejatinya yang prestasi. ”Kepada seluruh kontingen DIY, selalu jaga semangat dan rasa percaya diri,” pesannya.
National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIY menyertakan 133 atlet, 47 pelatih, dan puluhan ofisial. Mereka akan mengikuti 12 cabang olahraga dari 18 cabang yang dipertandingkan. Di antaranya angkat berat 14 atlet, atletik tujuh atlet, bulutangkis 10 atlet, catur tujuh atlet, panahan 15 atlet, tenis meja 20 atlet, tenis kursi roda 10 atlet, taekwondo enam atlet, tenpin bowling 15 atlet, dan judo tuna netra enam atlet.
NPCI DIY menargetkan untuk memperthankan raihan medali emas pada ajang sebelumnya, dengan 16 medali emas serta mengikuti jejak prestasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. "Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa meraih prestasi dengan senantiasa menjaga nilai-nilai sportifitas, saling bekerjasama dan menjaga nama baik DIY," tutur Ketua Umum NPCI DIY Hariyanto.
Baca Juga: Matangkan Persiapan Menuju Peparnas, NPC DIY Gelar Rapat Kerja Daerah 2024
Dengan semangat "Latih yang lemah sambung yang patah maju terus pantang mundur" NPCI DIY meminta kepada para kontingen DIY agar tetap bersemangat supaya bisa meraih prestasi yang maksimal di Peparnas 2024 ini. "Jangan pernah hitung yang hilang dari tubuhmu. Hitunglah yang masih tersisa untuk terus dan terus berprestasi," tandas Hariyanto. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin