Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

10 Kapanewon Masuk Kategori Rawan, Tiga Paslon Deklarasi Damai Pilkada Gunungkidul

Andi May • Kamis, 3 Oktober 2024 | 02:33 WIB

 

 

 

KOMITMEN: Deklarasi damai tiga pasangan calon (paslon) yang akan bertarung di Pilkada Gunungkidul 2024, Rabu (2/10).
KOMITMEN: Deklarasi damai tiga pasangan calon (paslon) yang akan bertarung di Pilkada Gunungkidul 2024, Rabu (2/10).

 

GUNUNGKIDUL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut 10 kapanewon menjadi wilayah paling rawan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul mendatang. Wilayah tersebut yakni Wonosari, Rongkop, Girisubo, Semin, Karangmojo, Saptosari, Ponjong, Patuk, Semanu, dan Paliyan. 

 Baca Juga: Dilarang Bawa Isu SARA hingga Ujaran Kebencian, Bawaslu Siap Menindak jika Terjadi di Kampanye Pilkada Gunungkidul 2024

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Tahun 2024, Gunungkidul mendapatkan skor 6,12 atau sedang. 

Ketua Bawaslu Gunungkidul Andang Nugraha mengatakan, kategori kerawanan yakni pada partisipasi masyarakat, kampanye, pencalonan dan pungut hitung. Partisipasi masyarakat sendiri dilihat dari jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang diefektifkan dengan menggabungkan dua padukuhan atau lebih sehingga berkurangnya partisipasi masyarakat pada Pilkada karena persoalan jarak. "Kemudian kategori kampanye melihat jumlah pelanggaran pemasangan dan perusakan APK selama masa kampanye," ujar Andang. 

 Baca Juga: Puji Semua Paslon di Kontestasi Pilkada Gunungkidul 2024 Pasangan Putra-Putri Terbaik, Ini Nomor Urut Paslon

Indeks kerawanan pungut hitung melihat beberapa kejadian pada Pemilu 2024 lalu. Mulai dari surat suara yang jumlahnya berbeda tiap TPS, dan penghitungan suara ulang karena kekeliruan. Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Perangkat Desa menjadi isu strategis potensi kerawanan pada Pilkada. "Langkah antisipasi terkait netralitas ASN maupun perangkat desa hendaknya menjadi prioritas stakeholder," ucapnya. 

 Baca Juga: Golkar resmi mengusung pasangan calon Endah - Joko Parwoto pada Pilkada Gunungkidul 2024, Golkar Susul PKB, PAN Sendirian

Begitu pula dengan poltik uang atau barang sebagai meduia menarik pemilih menjadi isu yang selalu terjadi di setiap pemilihan. Menurutnya, metode praktik politik uang yang semakin berkembang seperti penggunaan uang digital, kartu elektronik hingga barang kebutuhan sehari-hari. "Pencegahan yang masif terkait isu politik uang harus dilakukan seluruh pihak, karena pemberi maupun penerima dapat dikenakan pidana," tegasnya. 

 Baca Juga: Puji Semua Paslon di Kontestasi Pilkada Gunungkidul 2024 Pasangan Putra-Putri Terbaik, Ini Nomor Urut Paslon

Menurutnya, keterlibatan semua pihak dapat menekan nilai indeks kerawanan Pilkada di Gunungkidul. Bawaslu juga telah menyiapkan instrumen pengawasan terkait potensi-potensi kerawanan. "Karena indeks itu berdasarkan kejadian-kejadian sebelumnya pada penyelenggaraan pemilu," tandasnya. (ndi/din)

 

Editor : Din Miftahudin
#daerah rawan #bawaslu #Pilkada Gunungkidul 2024 #Indeks Kerawanan Pemilu 2019