Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Awasi Ketat Kegiatan Peringatan HUT Ke 268 Kota Jogja, Bersamaan Masa Kampanye, Pj Wali Kota Jogja Jamin Kenetralan Acara

Agung Dwi Prakoso • Rabu, 2 Oktober 2024 | 02:26 WIB

 

DINANTIKAN: Dekorasi yang mempromosikan acara Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #9 terpasang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Jogja, Selasa  (1/10/2024).
DINANTIKAN: Dekorasi yang mempromosikan acara Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #9 terpasang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Jogja, Selasa (1/10/2024).

 

 

 JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan mengadakan acara untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 268 Kota Jogja secara jeli. Itu dilakukan karena penyelenggaraan tahun ini bersamaan dengan masa kampanye Pilkada 2024. Tema yang diangkat tahun ini adalah Rikat, Rakit, Raket. Tema ini merefleksikan semangat masyarakat Kota Jogja.

Pemkot Jogja akan menyelenggarakan beberapa acara mulai Oktober- Desember. Mulai dari acara tasyakuran hingga berbagai macam festival akan meramaikan beberapa bulan kedepan.

Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto mengatakan, walaupun berbarengan dengan tahap kampanye Pilkada 2024, rangkaian tetap diselenggarakan dengan menjamin kenetralitasan dalam setiap acara."Kami akan jaga itu (netralitas) bahkan undangan yang kami sebar hanya untuk mereka yang tidak berkaitan dengan kepentingan politik praktis," ujarnya dalam Jumpa Pers di Ruang Yudhistira, Kompleks Balai Kota Jogja, Selasa (1/10/2024).

Ia menegaskan tidak ada pasangan calon (paslon) yang diundang secara khusus. Namun, apabila terdapat paslon yang datang, pihak Pemkot Jogja tidak akan memberikan kursi khusus bagi mereka agar melebur bersama masyarakat demi menjaga netralitas."Nek kudune (paslon) ora teko, lha wong ra diundang kok teko dewe kan yo wagu (harusnya tidak datang, tidak diundang kok datang kan ya tidak etis)," kelakarnya.

Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto dalam jumpa pers di Ruang Yudhistira, Kompleks Balai Kota Jogja, Selasa (1/10/2024).
Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto dalam jumpa pers di Ruang Yudhistira, Kompleks Balai Kota Jogja, Selasa (1/10/2024).

 

Selain itu, Sugeng juga melakukan komunikasi intens dengan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) lainnya untuk menjaga aspek netralitas. Beberapa undangan yang disebar ditujukan kepada Forkopimda, Kapolresta dan beberapa lainnya yang dijamin kenetralannya." Kalau ada OPD tapi tidak netral. Wanio kono, konangan awas (kalau berani sana, ketahuan awas). Aspek netralitas ASN kami jaga betul," tandasnya.

Sekretari Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja Muhammad Zandaru Budi juga menegaskan untuk mengantisipasi adanya praktik ketidak netralan, pihaknya memperhatikan koreografi setiap penampil. Kode tangan dan beberapa gerakkan hingga lagu-lagu yang dibawakan dilarang menjurus ke beberapa paslon."Baik penampil dari setiap kemantren maupun persiapan flashmob kami larang agar tidak menjurus ke salah satu paslon," tegasnya.

 Baca Juga: Tiga Paslon Pilkada Kota Jogja 2024 Janji Tuntaskan Masalah Sampah, Adu Visi dan Misi Gaet Pemilih

Selain itu, Pemkot Jogja juga mengundang pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jogja untuk hadir. Mereka juga diminta agar bisa membantu memantau seandainya terdapat pelanggaran terkait dengan Pilkada selama acara berlangsung."Acara ini agar menjadi pesta rakyat yang bebas dari kepentingan dan politik praktis," ujarnya. (oso/din)

 

Editor : Din Miftahudin
#Kota Jogja #kampanye #Pilkada Kota Jogja #HUT Pemkot Jogja