Wisata pada Oktober-November Diprediksi Lesu, GIPI DIY Dorong Stakeholder Gencarkan MICE dan Kuatkan Sinergi Antar Lini
Fahmi Fahriza• Sabtu, 28 September 2024 | 23:24 WIB
Ketua GIPI DIY Bobby Ardyanto Setyo Ajie.
JOGJA - Oktober dan November tahun ini, sektor pariwisata DIY diproyeksikan mengalami penurunan angka kunjungan wisatawan, atau low season.
Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIJ Bobby Ardyanto Setyo Ajie menyebut, secara pola tahunan ia merinci bahwa geliat wisata di Oktober memang akan melandai, diprediksi hingga sekitar pekan kedua bulan Desember.
"Salah satu alasannya adalah musim hujan, akhir tahun saat natal dan tahun baru nanti akan meningkat," katanya kepada Radar Jogja, Sabtu (28/9/2024).
Selain penyusunan program dan menggencarkan MICE, Bobby menilai bahwa penguatan sinergi antar stakeholder wisata di DIJ perlu ditingkatkan.
Menurutnya, sampai sekarang sinergitas tersebut masih jadi PR besar yang perlu diselesaikan secara kolektif.
"Ego sektoral nya masih tinggi, antar kabupaten atau kota maunya jalan sendiri-sendiri, itu jadi hal yang cukup dikhawatirkan juga. Padahal harusnya Jogja itu nyawiji, berkolaborasi," bebernya.
"Kolaborasi antar stakeholder juga penting, mulai dari Dinpar DIJ, BI, DPRD, GIPI sendiri, hingga badan otorita Borobudur," ungkapnya.
Diakuinya, sinergi antar kabupaten kota, sekaligus antar stakeholder wisata dengan pemerintah tersebut jadi aspek penting.