JOGJA - Tempat pembuangan sampah (TPS) liar masih menjadi masalah yang tidak kunjung usai di Kota Jogja. Salah satu lokasi yang kerap menjadi langganan adalah Pasar Terban di kemantren Gondokusuman.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Ahmad Haryoko mengatakan, Pasar Terban memang kerap menjadi lokasi pembuangan sampah liar. Bahkan sampah pun kerap menumpuk di lokasi tersebut.
Haryoko menyatakan, pihaknya sudah kerap melakukan pembersihan di lokasi tersebut. Selain itu, personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Jogja juga kerap melakukan penindakan terhadap pembuang sampah.
Hanya saja, diakui Haryoko, perilaku membuang sampah di Pasar Terban masih kerap terjadi.
Oleh karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penjagaan di lokasi tersebut.
Sehingga pembuangan sampah liar dapat diantisipasi.
“Kami secara rutin mengangkut sampah di lokasi itu, meskipun memang tidak sampai habis (bersih). Jadi kedepan kami bersihkan total lalu kami jaga,” ujar Haryoko saat dikonfirmasi, Kamis (26/9).
Sementara itu, Koordinator Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja Wahyu Wijayanta menilai, harus ada langkah preventif dari pemkot untuk mencegah perilaku pembuangan sampah liar di Pasar Terban.
Salah satu yang diusulkan adalah dengan penutupan sementara menggunakan seng di lokasi tersebut.
Menurut Wahyu, langkah penutupan perlu dilakukan agar Pasar Terban tidak terus menerus menjadi TPS liar.
Terlebih tidak jauh di lokasi tersebut ada dua lembaga pendidikan. Yakni SMP Negeri 8 Kota Jogja dan SMA Negeri 6 Yogyakarta.
“Jangan sampai mengganggu proses belajar-mengajar para siswa dan guru, karena bau menyengat dari sampah liar yang menumpuk,” katanya.
Selain tumpukan sampah, Forpi Kota Jogja juga menyoroti banyaknya kendaraan yang terparkir di kawasan Pasar Terban. Padahal di lokasi tersebut sudah dipasang spanduk larangan parkir oleh salah satu instansi Pemkot Jogja.
Oleh karena itu, Wahyu mendorong, agar penutupan sementara Pasar Terban bisa segera dilakukan. Sehingga aktivitas pembuangan sampah dan parkir liar tidak selalu terjadi di kawasan tersebut.
“Jangan sampai pembuangan sampah liar terus-menerus terjadi dan akan muncul parkir liar di lokasi itu,” tegasnya. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin