JOGJA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIY) melakukan kunjungan ke Belgia. Selain menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Belgia, kunjungan tersebut juga dalam rangka memperingati 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Belgia.
Kunjungan tersebut dilakukan selama tujuh hari yakni dari 22-28 September 2024. Beberapa dinas terkait juga ikut serta dalam kunjungan tersebut seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan DIY.
Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti mengatakan, Forum Bisnis Indonesia-Belgia berlangsung di Brussels, Belgia, Selasa (24/9/2024). Beberapa kesepakatan bisnis yang menguntungkan bagi pelaku usaha di DIY juga terjalin yakni produk yang menarik minat pembeli.
Baca Juga: Penyebab Kecelakaan Truk BPBD Kebumen Yang Tewaskan Anggotanya karena Jalan Licin dan Sempit
"Beberapa perusahaan seperti CV T Vintage mendapatkan order sejumlah dua kontainer, CV Ride One Gallery mendapatkan order sebesar $200.000 US," ujarnya di Belgia saat dihubungi melalui saluran telepon Rabu (25/9/2024).
CV T Vintage and Recycled adalah industri asal Kasingan, Kasihan Bantul memproduksi beragam jenis furniture interior unik hingga produk iron art yang beraneka rupa. Produk yang dihasilkan berbahan dasar drum-drum bekas wadah oli dan pelumas yang selama ini hanya menjadi sampah dan tidak dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat.
Baca Juga: Penjual Pasar Tradisional Sleman Berharap Semua Pedagang Bisa Ditertibkan
Untuk produk-produk furniture pelengkap kebutuhan rumah seperti table set, bar table, stole, hingga cabinet. Sedangkan produk selain furniture yang dapat dikreasikan dengan bahan baku drum bekas yaitu, round painting, topeng etnik, miniatur berbagai bentuk, hingga patung berukuran jumbo.
Sementara Ride One adalah produsen profesional dan pengekspor furniture kaca dan kerajinan kaca yang menyediakan berbagai desain, modern dan klasik. Rumah produksi industri tersebut berada di Sabdodadi, Bantul.
Selain dua industri tersebut, CV Jalu Perkasa juga mendapatkan potensial buyer di workshop. Saat ini dalam tahap proses negosiasi harga, lanjutnya.
Baca Juga: Dukung YIA, 152 Bidang Tanah di Purworejo Akan Dibebaskan untuk Pembangunan Pengendali Banjir dan Pengaman Pantai
"CV Maju Bersama mendapatkan potensial order yang akan ditindaklanjuti visit perusahaan ke workshop importir minggu depan," tuturnya.
CV Sogan Abadi mendapatkan penjualan retail sekitar Rp 5 juta. Menurut Syam, industri tersebut juga berpotensial melakukan kolaborasi penjualan dengan Diaspora Belgia. Selanjutnya, dia juga akan melakukan bisnis meeting dengan dua orang Diaspora Indonesia yang tinggal di Belanda.
"Kami siap menjadi fasilitator atau pihak tengah perdagangan produk asal DIY dengan komunitas Diaspora Indonesia di Belanda," tegasnya. (oso/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita