JOGJA - Perolehan satu medali perunggu di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 membuat Pengda Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) langsung tancap gas mempersiapkan para atlet-atletnya untuk PON XXII 2028 mendatang.
Baca Juga: Demi Menjaga Konsistensi Prestasi, KONI DIY Segera Lakukan Evaluasi Hasil PON XXI
Wakil Ketua II Pengda Pergatsi DIY Julisetiono Dwi Wasito menjelaskan meskipun pihaknya belum memenuhi target karena hanya bisa mempersembahkan satu medali perunggu saja di PON 2024 lalu. Tapi capaian tersebut diharapkan mampu menambah kepercayaan diri timnya guna menghadapi PON XXII NTB-NTT 2028 mendatang."Untuk PON kemarin sejatinya kami lolos untuk dua nomor. Tapi yang berhasil meraih medali baru dari nomor ganda putra saja. Kendati demikian hal itu sudah sangat membanggakan," katanya, Rabu (25/9/2024).
Baca Juga: Langsung Start Persiapkan PON XXII 2028, Kontingen DIY Sukses Catatkan Sejarah di PON XXI 2024
Satu-satunya medali dipersembahkan dari nomor ganda putra melalui pasangan Reza Kusuma Hadianto dan Afrid Budi Cahyono. Keduanya masih kalah bersaing dengan dua pasangan lainnya yang sukses meraih medali emas dan perak, yakni dari tuan rumah Sumatera Utara yang berhasil menjadi juara satu dan Sulawesi Utara juara dua.
Sayangnya, keberhasilan di nomor ganda putra pada PON kemarin, gagal diikuti oleh pasangan ganda campuran yang diperkuat Armanda Judith Enrian dan Zakiyya Prili Ernian. Keduanya hanya mampu bertahan hingga babak semifinal dan belum beruntung untuk memperebutkan medali di PON XXI lalu.
Baca Juga: Bawa Othok-othok Untuk Suport Tim Yogyakarta di PON XXI, Ternyata Juga Disukai Penonton Tuan Rumah
Menurut Julisetiono dengan hasil medali perunggu di PON Aceh-Sumut lalu itu, Pengda Pergatsi DIJ semakin tertantang untuk bisa meraih prestasi lebih baik lagi di ajang olahraga empat tahunan itu mendatang. Baginya, tantangan awal untuk bisa meraih prestasi di PON adalah meloloskan atlet terlebih dahulu di ajang babak kualifikasi (BK) PON yang menjadi dasar awal kepastian atlet tampil di PON.
Baca Juga: KONI DIY Pastikan Bonus untuk Atlet dan Pelatih Peraih Medali di PON XXI Aceh-Sumut 2024
"Kami tertantang untuk meraih prestasi lebih baik di PON nanti. Kami akan siapkan tim dan atlet-atlet kami sebaik mungkin agar besok saat PON 2028 para atlet yang lolos bisa lebih banyak lagi. Kalau kemarin kami hanya lolos di dua nomor dengan empat atlet saja. Maka dengan persiapan yang lebih maksimal dan panjang, kami harapkan bisa meloloskan atlet lebih banyak, agar peluang untuk meraih medali semakin besar juga," tuturnya.
Selain menyiapkan para atletnya yang saat ini sudah masuk di dalam tim PON DIY, Julisetiono mengaku pihaknya juga akan melakukan pembibitan atlet sejak usia dini. Hal itu bertujuan untuk regenerasi atlet."Saat ini regenerasi atlet juga kami siapkan dengan ikut dalam Popda DIY. Sehingga sekarang semakin banyak atlet-atlet muda di DIJ. Saya berharap kompetisi di DIY juga semakin ketat, sehingga kami bisa memilih atlet terbaik untuk mewakili DIJ di PON 2028 nanti," ujarnya. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin