GUNUNGKIDUL – Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil menyabet juara umum pada Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) yang dilaksanakan di Landasan Udara (Lanud), Gading, Playen, Gunungkidul, Rabu (18/9/2024).
Baca Juga: Eks RSUD Kebumen Bakal Dipugar Jadi Kampus UNS, Buka Prodi Informatika dan Administrasi Negara
KRTI 2024 berlangsung selama sejak Tanggal 12 sampai 18 September 2024 dengan diikuti 100 tim dari 42 perguruan tinggi se-Indonesia. Kontestasi pesawat nirawak itu dengan membagi lima divisi meliputi, Fixed Wing (FW), Racing Plane (RP), Vertical Take Of and Landing (VTOL), Technology Development, dan Long Endurance Low Altitude (LELA).
Baca Juga: UNS Bangun Kampus di Kebumen, Jadi Kampus Universitas Negeri Pertama
Koordinator Tim Perwakilan UNS Dafa Putra Islami mengatakan, UNS mengikuti empat divisi dalam KRTI 2024. Sebab, UNS berhasil menyabet prestasi dari tiga divisi sehingga menjadi menyandang Juara Umum pada ajang nasional tersebut.“Ini kali pertama kami mendapatkan Juara Umum, kami cukup bangga dengan kinerja teman-teman,” ujar Dafa kepada awak media, Rabu (18/9/2024).
Dikatakannya, persiapan untuk menyiapkan robot terbang karya Mahasiswa UNS sejak awal Maret 2024. Dia mengakui, dalam mengikuti kontes pesawat nirawak memiliki kendala-kendala ketika dilapangan.“Akan tetapi, dengan kesiapan teman-teman alhamdulillah semua kendala dapat kami lewat, prestasi ini cukup membanggakan bagi kami,” ucapnya.
Pihaknya juga optimistis bakal mempertahankan gelar juara umum pada KRTI tahun-tahun selanjutnya. Dalam ajang KRTI 2024, UNS mengirimkan empat tim untuk divisi FW, RP, VTOL dan Technology Development.“Semoga kami dapat mempertahankan gelar juara umum untuk di tahun-tahun selanjutnya, dan lebih banyak lagi meraih podium,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikbudristek RI Veronica Irene Herdijono mengatakan, penentuan juara umum berdasarkan perolehan medali masing-masing universitas. Di ajang KRTI 2023 kemarin, gelar juara umum diraih oleh Universitas Gadjah Mada. Namun, berhasil digantikan oleh UNS Surakarta.“Ini menunjukan adanya perkembangan dari mahasiswa-mahasiswa UNS terkait kesiapan KRTI 2024,” ujar Veronica.
Untuk tim-tim yang berprestasi mendapatkan uang pembinaan hingga Rp 35 juta. Selain itu, mahasiswa berprestasi bakal masuk dalam sistem informasi manajemen talenta di Puspersnas.“Membuka pealing bagi talenta-talenta yang berprestasi untuk dirangkul oleh kemendikbudristek dan lembaga BRIN,” jelasnya. (ndi)
Editor : Din Miftahudin