ACEH - Atlet menembak andalan Yogyakarta Hans Christian Pratama Tioparta Manihuruk kembali berhasil merebut satu medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Bermain di Lapangan Tembak Rindam, Aceh Besar, Rabu (18/9/2024) siang, Hans berhasil mengantongi nilai terbanyak dengan raihan skor 529.8588 1044 di nomor tembak reaksi standard.
Dari hasil yang diperolehnya itu, Hans berhasil unggul dari atlet asal Jambi yakni Muhammad Awaluddin Ilham yang berada di peringkat kedua dengan raihan skor 533.6070 1076 dan Busro atlet asal DKI Jakarta yang berada di peringkat ketiga dengan perolehan skor 493.4767 1053.
Medali emas ini adalah emas kedua bagi Hans di event olahraga empat tahunan ini. Sebab, sebelumnya atlet asal Medan tersebut juga berhasil meraih medali emas di PON Papua 2021 silam.
Hans mengatakan kemenangan ini didapat karena pihaknya sudah melakukan persiapan yang cukup matang. Sehingga ia bisa mempersembahkan satu medali emas untuk kontingen DIY di PON 2024 Ini
Menurut Hans, ajang PON 2024 ini terasa cukup sangat berat. Sebab ia merasa dipertandingan mulai dari latihan sampai pertandingan dimulai itu cukup sangat berat. Pihaknya menganggap di PON kali ini skor Hans banyak yang menurun dibandingkan dari saat latihan.
"Tapi dengan mental yang kuat kami coba fight terus sampai stage terakhir dan puji Tuhan kami tetap nomor satu," katanya usai bertanding.
Pelatih Menembak Reaksi tim DIY Sofan Hadi mengatakan perolehan medali emas yang di dapatkan oleh Hans di cabang olahraga (cabor) menembak nomor tembak reaksi standard ini berkat hasil dari latihan yang dilakukan selama ini.
"Di sini alamnya berbeda, berbeda dengan tempat kami latihan. Tapi situasi ini tidak Hans saja yang mengalami semua penembak juga. Sehingga apa yang kami semangatkan bisa terwujud," lontarnya.
Baca Juga: Banyak Pedagang Mengeluh, Pemkab Kebumen Lakukan Restrukturisasi Retribusi Pasar
Menurut Sofan, walaupun di PON 2024 ini Hans mengalami banyak penurunan. Tapi pihaknya tetap mengaku bangga atas prestasi yang di dapatkan.
"Ini semua berkat kerja keras semua tim. Karena kami ingin memberikan yang terbaik dan mempersembahkan emas untuk Jogja," ucapnya. (ayu).
Editor : Din Miftahudin