Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sopir Kontingen Mengeluh Distribusi BBM Tidak Lancar selama Perhelatan PON XXI Aceh-Sumut 2024

Rizky Wahyu Arya Hutama • Selasa, 17 September 2024 | 04:29 WIB

 

 

 

Para sopir kontingen Ahyar (kanan) dan Rasyid Ridho Ibrahim saat menunjukkan tungakkan nota pembelian BBM
Para sopir kontingen Ahyar (kanan) dan Rasyid Ridho Ibrahim saat menunjukkan tungakkan nota pembelian BBM

 

 

 MEDAN - Para sopir kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 merasa sangat kesal dengan Pengurus Besar (PB) PON 2024 gara-garanya distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diberikan kepada mereka tidak jelas. Alhasil mereka sering mengunakan uang pribadi mereka untuk melakukan pelayanan kepada para kontingen PON 2024 ini.

Para driver ini sangat terganggu dengan distribusi BBM yang seperti ini. Karena di awal dijanjikan setiap hari atau setiap pulang bertugas kami isi ulang BBM dengan gratis. "Tapi ternyata sampai detik ini, masalah BBM itu menjadi masalah yang sangat besar bagi kami," kata salah seorang sopir kontingen PON 2024 Ahyar, Senin (16/9/2024).

 Baca Juga: Hattrick Emas, Tim Panahan Yogyakarta Pimpin Klasemen , Masih Berpeluang untuk Menambah Koleksi Medali di PON XXI

Menurut Ahyar, dengan ketidakjelasan distribusi BBM itu sangat memberatkan para sopir kontingen. Sehingga terkadang mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan karena kondisi BBM yang sudah sangat menipis di tangki mobil mereka.

 Di setiap pengisian BBM itu kami harus bertengkar dulu dengan vendor untuk meminta minyak dan itu tidak langsung diberikan. Mereka harus menunggu beberapa hari. "Bahkan kami harus menggunakan uang pribadi dulu agar transportasi tidak terganggu," ungkapnya. 

 Baca Juga: Gacor, Shafa Al Zahra Sumbang Dua Emas untuk DIY dari Balap Sepeda PON XXI Aceh-Sumut 2024

Ahyar mengungkapkan, sebenarnya soal pendistribusian BBM itu para sopir sudah bersepakat dengan PB PON bahwa selepas mereka bertugas, mereka langsung bisa isi BBM dengan ditunggu para petugas yang ada di SPBU. Akan tetapi selama ini hal itu tidak pernah terjadi. Sehingga mereka harus rela menggunakan uang pribadi mereka untuk mengisi BBM tersebut. "Itu ternyata hanya ucapan saja. Yang lebih memalukan kami disuruh meminta pinjaman kepada kontingen ini untuk isi BBM. Ini sungguh sangat miris," tegasnya.

 Baca Juga: Hebat ! Hari Keempat PON XXI Aceh-SUmut 2024, Kontingen DIY Sudah Capai Target 16 Medali Emas

Sopir kontingen yang lain, Rasyid Ridho Ibrahim mengaku saat ini pihaknya tidak mau mengeluarkan uang pribadinya untuk bali BBM lagi. Sebab menurutnya para sopir di sini bekerja dan harusnya menerima gaji. Tapi malah suruh mengeluarkan uang setiap hari."Kalau kami yang mengeluarkan uang seakan-akan kami yang melayani. Kami ini bekerja langsung di bawah PB PON, cuma pelaporannya sudah bercabang-cabang. Mereka udah jago buang badan semua ini," cetusnya. 

 Rasyid berharap menjelang hari akhir pelaksanaan PON 2024 ini masalah BBM tersebut arus bisa diselesaikan semua. Mengingat para sopir ini juga butuh uang untuk menghidupi keluarganya di rumah. "Kalau memang bisa seperti hari-hari pertama itu kami keluar uang pribadi langsung diganti karena kami juga butuh buat orang-orang rumah juga. Tapi kenyataannya BBM direimburse sama PB PON itu hanya berjalan 15 hari saja. Tapi hari ke 16 sampai sekarang sudah mulai seret," tandasnya. (ayu).

 

Editor : Din Miftahudin
#PON XXI 2024 #Kontingen DIY #PON XXI 2024 Aceh Sumatera Utara