KEBUMEN - Geopark Kebumen perlahan mulai tampil di kancah internasional. Tahun depan atau tepatnya pada akhir Mei 2025, Geopark Kebumen ditunjuk sebagai tuan rumah International Geotourism International Festival dan Conference atau Geofest kali ke-6.
Geofest ini merupakan pemantik yang dikemas dalam sebuah kegiatan pameran. Agenda internasional terkait geopark tersebut rencananya bakal terbagi menjadi tiga sesi. Meliputi persiapan pembukaan yang akan berlangsung di Geopark Ciletuh, Jawa Barat. Berlanjut kegiatan puncak berada di Geopark Kebumen. Konsep kegiatan itu perpaduan antara basis wisata dan ilmiah. Kami tentu menyambut baik kepercayaan ini," jelas General Manager Geopark Kebumen Sigit Tri Prabowo, Minggu (15/9/2024).
Kesepakatan Geopark Kebumen sebagai tuan rumah Geofest diputuskan dalam pertemuan Geopark Asia Pasifik (APGN) di Cao Bang, Vietnam, Jumat (13/9). Sigit bersyukur, melalui kegiatan berskala internasional ini akan memperkuat posisi Geopark Kebumen yang telah lolos dalam penilaian Unesco Global Geopark (UGGp).
Kesempatan ini tak akan disia-siakan. Pihaknya akan memanfaatkan Geofest sebagai ajang promosi ke warga dunia. Banyak yang bisa diambil. “Kami berkesempatan memperkuat jalinan kerja sama antarjejaring geopark," ucap Sigit.
Ada beberapa agenda penting dalam Geofest. Antara lain keterlibatan pelaku UMKM, pelaku wisata serta mitra geopark dari dalam maupun luar negeri. Kemudian, telah dijadwalkan gelaran simposium oleh para peneliti dan akademisi. "Kami sudah dituntut aktif di kancah regional dan internasional. Tidak ada alasan, walau penetapan dari Unesco rencananya tahun depan," jelasnya.
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto turut bangga atas capaian hasil kerja keras Badan Pengelola Geopark Kebumen. Dia berpesan agar pengelola tidak cepat berpuas diri. Justru penyematan status UGGp ini diharapkan menjadi pelecut semangat pengembangan dan pengelolaan Geopark Kebumen ke depan. "Karena ini menjadi tujuan awal dalam berjuang menjadikan Geopark Kebumen masuk Unesco Global Geopark," ujarnya.
Arif pun terus mendorong keberadaan Geopark Kebumen yang sebentar lagi menjadi keluarga UGGp dapat memberikan dampak positif. Artinya bukan hanya sebatas penyematan status saja. "Masuknya Geopark Kebumen menjadi bagian dari UGGp harus bisa memberikan dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (fid/din)
Editor : Din Miftahudin