Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PKS dan Gerindra Sudah Ajukan Nama Pimpinan Definitif, Jabatan Ketua Dewan Masih Gelap

Iwan Nurwanto • Jumat, 13 September 2024 | 17:11 WIB
Ketua DPD PKS Kota Jogja Nasrul Khoiri
Ketua DPD PKS Kota Jogja Nasrul Khoiri

JOGJA - Sejumlah partai politik sudah mengajukan nama untuk mengisi jabatan pimpinan definitif DPRD Kota Jogja. Namun khusus untuk posisi ketua masih “gelap”. Sebab, PDIP sebagai pemilik kursi belum menyodorkan nama.

Sebagaimana diketahui, PDI Perjuangan memang mendapat jatah kursi pimpinan karena memiliki perolehan kursi terbanyak. Kemudian untuk dua jabatan pimpinan lain dipegang oleh Partai Gerindra pada posisi wakil ketua I dan PKS untuk wakil ketua II.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Jogja Nasrul Khoiri mengatakan, Dewan Pengurus (DPP) PKS sudah mengajukan Triyono Hari Kuncoro sebagai pimpinan definitif. Keputusan tersebut tertuang dalam surat keputusan (SK) yang disampaikan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DIY.

Sekedar informasi, Triyono Hari Kuncoro merupakan anggota DPRD Kota Jogja periode 2019-2024 dan melanjutkan kembali di periode sekarang. Legislatif dari dapil 1 itu pernah mengemban tugas sebagai Ketua Fraksi PKS dan anggota Komisi A.

“SK DPP tentang penunjukan pimpinan DPRD definitif telah turun, dan amanah sebagai pimwan (pimpinan dewan) diberikan kepada mas Triyono Hari Kuncoro,” ujar Nasrul saat dikonfirmasi, Jumat (13/9).

Untuk Partai Gerindra diketahui juga sudah mengajukan nama untuk pimpinan definitif. Ketua DPC Partai Gerindra Kota Jogja Sinarbiyat Nujanat menyatakan, DPP Partai Gerindra resmi mengusulkan namanya untuk jabatan wakil ketua I.

Untuk diketahui, Sinar sapaan akrab Sinarbiyat untuk saat ini juga mengemban jabatan sebagai wakil ketua sementara. Sehingga mantan legislatif di DPRD DIY itu pun tinggal meneruskan saja jabatannya saat ini.

Menurut Sinar, pimpinan definitif bisa lengkap apabila SK dari PDI Perjuangan turun dan diserahkan kepada sekretariat dewan (sekwan) DPRD Kota Jogja. Lantaran kini hanya tinggal partai berlambang banteng tersebut yang belum menyodorkan nama.

Ia pun menilai, kalau pembentukan definitif sangat perlu dilakukan sesegera mungkin agar tugas legislatif bisa optimal. Sebab alat kelengkapan (alkap) dewan baru bisa dibentuk setelah pimpinan definitif sudah diputuskan.

“Kami harapannya PDIP segera menyerahkan SK,” pinta Sinar.

Gejolak desakan pembentukan pimpinan definitif pun diharapkan oleh jajaran anggota dewan. Legislatif Partai Nasdem Dwi Candra Putra menilai pembentukan alkap harus segera dilakukan. Sebab DPRD Kota Jogja punya pekerjaan rumah (PR) besar tentang pengawasan pelaksanaan APBD Perubahan 2024 dan juga pembahasan APBD 2025. 

Selain itu, juga masih ada  program pembentukan peraturan daerah (propemperda) yang belum di panitia khusus (pansus). Serta satu rancangan peraturan daerah (raperda) tentang persampahan yang belum difinalisasi oleh legislatif periode sebelumnya.

“Kami tidak ingin masyarakat yang sudah memberikan kepercayaan kepada kami sebagai legislator periode ini dianggap tidak bisa bekerja secara maksimal dan makan gaji buta,” tegas Candra.

Radar Jogja telah berupaya menghubungi Sekretaris DPC PDIP FX. Wisnu Sabdono Putro untuk mengkonfirmasi terkait usulan pimpinan definitif. Hanya saja, Wisnu yang juga menjabat sebagai ketua sementara DPRD Kota Jogja itu belum memberikan tanggapan. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#dprd kota jogja #pimpinan #partai gerindra #PKS #PDI Perjuangan #Definitif