JOGJA - Selain bangunan, rambu lalu lintas di Kota Jogja tidak luput menjadi sasaran vandalisme. Upaya pembersihan pun dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja pada Jumat (6/9)
Kegiatan bersih-bersih rambu lalu lintas dilakukan oleh puluhan petugas Dishub Kota di sepanjang jalan Urip Sumoharjo dan jalan Jenderal Sudirman. Sasaran pembersihan yang menggunakan cairan tiner dan lap itu meliputi papan nama jalan, penunjuk arah, dan alat pemberi isyarat lalu lintas.
Kepala Dishub Kota Jogja Agus Arif Nugroho mengatakan, pembersihan rambu lalu lintas rutin dilakukan oleh pihaknya. Namun khusus untuk kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (6/9), dalam rangka menyemarakkan Hari Perhubungan Nasional yang diperingati tiap tanggal 17 September.
Baca Juga: Kasus Anemia di Kota Jogja Dekati Ambang Batas, Pemkot Gencarkan Aksi Bergizi di Kalangan Pelajar Putri, Begini Langkahnya
Menurut Arif, pembersihan rambu lalu lintas juga merupakan salah satu cara dari pihaknya memastikan keselamatan pengguna jalan. Sekaligus sebagai upaya untuk mendukung kelancaran jalan. Sebab peran dan fungsi rambu lalu lintas sangat penting.
Dia berharap, melalui kegiatan itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. Khususnya untuk menjaga infrastruktur jalan agar selalu bersih dan terawat. Sehingga kemudian meningkatkan estetika atau keindahan kota.
Arif pun menyebut, dengan semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap kebersihan rambu lalu lintas juga berdampak positif pada banyak hal. Tidak terkecuali peningkatan keselamatan dan ketertiban berkendara.
Baca Juga: Hasil Kualifikasi Piala Dunia, Timnas Indonesia Raih Hasil Imbang 1-1 Melawan Arab Saudi
"Rambu yang tidak terbaca dan dipahami dengan baik dapat memicu terjadinya kecelakaan," bebernya.
Sebagai informasi, kegiatan bersih-bersih rambu lalu lintas itu juga dibarengi kegiatan bakti sosial (baksos) berupa pembagian ratusan nasi kotak kepada tukang becak dan juru parkir. Kepala Cabang Perumda BPR Bank Jogja Isa Wahyudi yang mendukung kegiatan itu mengaku, siap untuk berkolaborasi dengan Dishub Kota Jogja.
"Ini merupakan bentuk komitmen kami kepada masyarakat, kami berharap dengan adanya baksos tersebut dapat meringankan beban tukang becak dan para jukir,” katanya. (inu)