Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ancaman Megathrust, Pelarangan Aktivitas ke Pantai Perlu Dikaji Ulang, Masyarakat DIY Hidup Berdampingan dengan Merapi dan Laut Selatan

Agung Dwi Prakoso • Rabu, 4 September 2024 | 00:17 WIB
Sekprov DIY Beny Suharsono.  (AGUNG DWI PRAKOSO / RADAR JOGJA)
Sekprov DIY Beny Suharsono. (AGUNG DWI PRAKOSO / RADAR JOGJA)

JOGJA - Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIY Beny Suharsono tegaskan tetap waspada potensi bencana Megathrust tanpa perlu melarang kunjungan ke pantai. Masyarakat DIY dinilai telah hidup berdampingan dengan Gunung Merapi dan Laut Selatan. 

Informasi adanya ancaman gempa Megathrust masih santer diberitakan disejumlah media. Bahkan, beberapa pemerintah daerah seperti Jawa Tengah juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang berisi tentang waspada adanya bencana tersebut. 

Provinsi DIY dengan wilayah yang mempunyai ratusan pantai di sepanjang Laut Selatan juga mewaspadai ancaman Megatrhust. Namun, Beny Suharsono mengatakan masih perlu mengkaji ulang atas rencana kebijakan pelarangan kunjungan wisata ke pantai. 

"Nek ngono mengko perekonomian kita berhenti (kalau seperti itu perekonomian kita berhenti)," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (3/9/2024). 

Ia menilai masyarakat di DIY sudah bertahun-tahun hidup berdampingan dengan Gunung Merapi dan Laut Selatan. Kondisi geografis dari DIY tersebut memungkinkan banyaknya bencana khususnya terkait gempa yang telah di alami oleh masyarakat. 

"Kita ini kan sudah hidup, living in harmony bertahun-tahun di utara ada Merapi dan di selatan ada Laut Selatan. Di benak kita itu sudah living in harmony sudah menjadi bagian dari keseharian makanya kami waspada," tuturnya.

Kewaspadaan tetap perlu dibangun, namun pelarangan masyarakat untuk berkativitas ke pantai menurut Beny masih kurang tepat. Kewaspadaan dibangun dengan memperkuat literasi dan mitigasi bencana di masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan kesiap siagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. 

"Di DIY, setiap pantai memiliki satuan rescue yang terdiri dari masyarakat setempat," tegasnya.

Satuan rescue tersebut secara rutin melaporkan kondisi pantai kepada BPBD dan Basarnas. Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat DIJ peduli dengan keselamatan diri dan lingkungannya. "Penting masyarakat membangun sistem mitigasi bencana yang komperehensif melalui edukasi dan sosialisasi kebencanaan," bebernya.

Baca Juga: Profil Laras Gartiana, Tik Tokers dan Sahabat Noe Row yang Tersandung Dugaan Skandal Perselingkuhan

Kapasitas relawan dan kolaborasi dengan masyarakat juga perlu untuk dilakukan penguatan. Hal itu untuk keefektifan pertolongan pertama dan proses evakuasi apabila terjadi bencana. (oso) 

 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#megathrust adalah #gempa #gempa bumi #megathrust #besar