RADAR JOGJA - Rencana pembentukan sekretariat bersama (sekber) pariwisata di DIY mulai menunjukkan progress signifikan. Pada 23 Agustus nanti, presentasi konsep kepada Gubernur Hamengku Buwono X akan dilakukan.
Adanya tol dengan jumlah exit tol yang banyak di DIY dinilai akan memberikan dampak besar dalam hal sektor pariwisata. Menjawab tantangan itu, pemprov telah merencanakan pembentukan sekber pariwisata di seluruh kota/kabupaten di DIY.
Pertemuan terakhir dilakukan 15 Agustus lalu yang melibatkan organisasi pemerintah daerah (OPD) dan beberapa pelaku usaha di DIY, termasuk Gabungan Industri Pariwasata Indonesia (GIPI). Mereka melakukan musyawarah dengan pemprov yang diwakili Sekprov Benny Suharsono untuk mematangkan konsep.
Ketua GIPI DIY Bobby Ardiyanto mengatakan, pertemuan itu menghasilkan konsep sekber yang telah dirancang akan dikaji oleh Biro Hukum Setprov DIY. Rapat akan dilaksanakan kembali sebelum 23 Agustus. "Tanggal 23 nanti kami presentasikan ke Ngarsa Dalem," ujarnya saat dikonfirmasi Minggu(18/8).
Secara garis besar, konsep dari pelaku pariwisata dan pihak pemda sudah mengerucut pada kesepemahaman. Anggota sekber dari kabupaten/kota termasuk OPD terkait yang membidangi pariwisata.
"Kemarin sementara sepakat ketua tim sekber ya Pak Sekda (Sekprov) dan sekretariatnya nanti di provinsi. Tapi semuanya nanti menunggu persetujuan Ngarsa Dalem," jelasnya.
Secara teknis, pola kerja sekber pariwisata belum dirumuskan termasuk nama sekber itu.
Namun struktur sudah mulai terbentuk dan masih menunggu persetujuan gubernur.
"Semoga nanti semuanya tidak ada tumpang tindih, tapi bisa memberikan akselerasi beberapa permasalahan tentang pariwisata ke depan," jelasnya. (oso/laz)