JOGJA - Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia turut dimeriahkan oleh warga Pasar Beringharjo, Kota Jogja.
Adapun pada Kamis (15/8) para pedagang menggelar lomba tumpeng sebagai penutup rangkaian kegiatan agustusan.
Ketua Panitia Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-79 Pasar Beringharjo Ahmad Zainul Bintoro mengatakan, lomba tumpeng tersebut diikuti oleh 37 peserta.
Para pesertanya merupakan gabungan pedagang dari tiap los di Pasar Beringharjo.
Perlombaan tumpeng tersebut cukup meriah, puluhan tumpeng nampak dihias sedemikian rupa untuk menarik perhatian juri.
Mayoritas tumpeng yang dilombakan pun juga memiliki ciri khas hari kemerdekaan RI.
Yakni berupa hiasan bendera merah putih.
Bintoro mengungkapkan, kegiatan lomba tumpeng tersebut merupakan wujud syukur dari para pedagang karena masih diberikan rezeki dari aktifitas jual beli pasar tradisional.
Namun disamping itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk merekatkan hubungan antar pedagang pasar.
“Selain itu kegiatan ini juga untuk memeriahkan kemerdekaan RI,” ujar Bintoro, Kamis (15/8).
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo sisi Barat ini menerangkan, bahwa lomba tumpeng merupakan penutup rangkaian kegiatan peringatan hari kemerdekaan.
Sebelumnya para pedagang juga menggelar senam sehat senam sehat, menghias los pasar, lomba menyanyi, lomba joget balon, serta lomba giring balon dengan terong.
Bintoro berharap, melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan rasa nasionalisme para pedagang pasar tradisional.
Lebih dari itu, dia pun ingin dengan digelarnya kegiatan tersebut juga dapat menarik minat wisatawan untuk berbelanja di pasar Beringharjo.
“Sebab kunjungan wisatawan merupakan salah unsur penting agar pasar Beringharjo bisa terus hidup,” imbuh Bintoro.
Sebagai informasi, untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI Dinas Perdagangan Kota Jogja juga telah mendistribusikan bendera merah putih kepada seluruh komunitas pasar di Kota Jogja.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja Veronica Ambar Ismuwardani berharap, bendera yang dibagikan tidak hanya sebatas sebagai penghias.
“Tetapi juga untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga dan mempertahankan kemerdekaan yang telah kita perjuangkan bersama,” katanya. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin