Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kebijakan UNY soal Dosen Baru Wajib S3 Diwarnai Dugaan Adanya Pengguguran Status Kepegawaian

Gunawan RaJa • Jumat, 9 Agustus 2024 | 16:15 WIB
ilustrasi Kampus UNY.
ilustrasi Kampus UNY.

JOGJA - Penyerahan SK CPNS 2024 bagi dosen baru Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) diwarnai kabar tidak sedap.

Yakni dugaan adanya intimidasi.

Dalam intimidasi tersebut diduga ada ancaman jika tidak mau mengikuti kebijakan studi lanjut program doktoral (S3), status kepegawaian akan digugurkan.

Kabar tersebut sampai ke meja Rektor UNY Prof Sumaryanto.

Dia kemudian mencoba meluruskan informasi.

"Faktanya tidak demikian," kata Sumaryanto pada Jumat (9/8/2024).

Kata dia, yang terjadi adalah, dosen baru di lingkungan UNY diperbolehkan belum melanjutkan program doktoral (S3) dengan alasan yang bisa dipertanggungjawabkan. 

Alasan yang bisa diterima adalah, sudah terlanjur kuliah di luar UNY, sakit, dan akan mendaftar program S3 di luar UNY karena tidak linear keilmuannya.

"UNY saat ini fokus pengembangan kualitas dosen, tendik (tenaga kependidikan), dan mahasiwa," ujarnya saat menjelaskan kebijakan wajib S3 bagi dosen baru.

Baca Juga: Info Pemadaman Listrik Wilayah Yogyakarta Rabu 9 Agustus 2024, Yuk Simak Sejumlah Lokasi

Kata dia, sejak dirinya menjadi Dekan FIK 2003 kebijakan wajib S3 sudah dilakukan.

Sehingga FIKK UNY diklaim paling unggul SDM dosennya se-Indonesia.

"Bahkan di UNY tendik dan karyawannya saat ini yang studi lanjut S3 sekitar 80-an orang," jelasnya.

Dari jumlah itu lebih dari 8 orang sekarang tendik dan karyawan sudah lulus S3.

Sementara yang sedang studi S2 sekitar 130-an orang, studi S1 sekitar 150-an orang.

"Lha kok dosennya malah sulit disuruh sekolah, padahal kami fasilitasi secara optimal," ucapnya.

Hanya saja ketika dikonfirmasi mengenai isu intimidasi, Prof Sunaryanto enggan berkomentar.

Termasuk belum mau menanggapi adanya kabar, status kepegawaian dosen baru akan digugurkan jika tidak mau mengikuti kebijakan studi lanjut program S3.

Kemudian sumber lain di lingkungan UNY menyebut, kebijakan wajib S3 sudah ada sejak lama.

Mengenai intimidasi, menurutnya lebih kepada dorongan positif dari kampus.

Sebab kalau tidak S3 kariernya tidak bisa maju, karena syarat menjadi Lektor Kepala dari Pusat harus doktor (S3). (gun)

 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#BEM UNY #Dosen UNY #dosen #UNY #intimidasi