Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Arwan Nur Ramadhan Menilai BEM UNY Punya Banyak Salah, Diharap Meminta Maaf, Begini Jawaban Ketua BEM UNY

Gunawan RaJa • Kamis, 8 Agustus 2024 | 01:54 WIB
Mahasiswa baru UNY mencari informasi tentang keikutsertaan menjadi anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam kegiatan PKKMB, di kompleks GOR UNY, Rabu (7/8/2024).
Mahasiswa baru UNY mencari informasi tentang keikutsertaan menjadi anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam kegiatan PKKMB, di kompleks GOR UNY, Rabu (7/8/2024).

JOGJA -  Polemik antara pihak Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNY belum tuntas.

Dinilai banyak salah, panitia Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) meminta agar BEM UNY meminta maaf.

Baca Juga: Temukan Novum Kekerasan Seksual di UII, Polda DIY Hentikan Kasus Pencemaran Nama Baik yang Menjerat Advokat LBH Yogyakarta

Panitia PKKMB UNY Arwan Nur Ramadhan menyebut teman-teman BEM UNY punya banyak salah ke kampus.

Di antaranya, aksi corat-coret muka foto petinggi kampus UNY, provokasi, dan tindakan fitnah.

Baca Juga: El Primo Jogja: Restoran Unik yang Membuka Akses Eksklusif ke Cold Storage untuk Pengunjung

"Kami hanya minta begini."

"(Teman-teman BEM UNY) Datang ke kampus minta maaf ke pimpinan, ke rektor, pak dir, atas apa yang mereka lakukan," kata Arwan Nur Ramadhan pada Rabu (7/8/2024).

Termasuk di kegiatan pameran kampus, teman-teman BEM UNY tidak difasilitasi. Karena dinilai bersalah, tapi tidak mau mengakui.

Baca Juga: Menikmati Senja dan Citylight dari Atas Bukit di Sunset Del Coffee yang Menyenangkan

"Kembali ke kegiatan PKKMB kemarin, yang boleh masuk hanya mahasiswa dengan tanda (khusus) ID Card," ucap Arwan.

Namun pada hari terjadinya insiden berlangsung, mereka masuk ke Gedung Olahraga (GOR) UNY seolah-olah menjadi mahasiswa baru.

Baca Juga: Dinilai Mencemarkan Nama Baik, DPC PKB Kota Jogja Polisikan Mantan Sekjen DPP PKB Muhammad Lukman Edy

Dari situlah terjadi perdebatan dan aksi saling dorong.

Sementara itu, Ketua BEM UNY Farras Raihan membantah telah mencorat-coret foto petinggi kampus UNY.

BEM hanya membuat konten mengedit foto dengan tambahan kacamata.

Baca Juga: Minta Kepastian Lapak Relokasi, Pedagang Candi Borobudur Geruduk Kantor PT Taman Wisata Candi, Ini Tuntutannya

"Saya rasa bukan bentuk penghinaan."

"Itu tidak bisa menjadi dasar untuk bertindak anarkis," kata Farras.

Mengenai BEM disebut banyak salah kepada kampus, Farras justru mengaku bingung.

Baca Juga: Catat!!! Ini Dia Jadwal PSS Sleman Pada Bulan Agustus Ini, Diawali Persebaya Ditutup Tim Promosi Semen Padang

Karena selama ini tuduhan BEM UNY melakukan kesalahan, tidak diungkapkan.

BEM UNY tidak merasa melakukan kesalahan yang dituduhkan. 

"Mungkin (BEM UNY dianggap salah) ketika kami beberapa bulan lalu mengangkat isu UKT (uang kuliah tunggal) dan itu mendapat respons negatif dari kampus."

Baca Juga: BPBD DIY Paparkan Data Jumlah Kebakaran 2023-2024: Mayoritas Kasus Kebakaran Hutan di DIY Disebabkan karena Hal Ini

"Mungkin itu yang dianggap BEM UNY telah melakukan kesalahan," ucap Farras.

Kasus tersebut bermula dari beredarnya video di media sosial tentang adanya keributan. 

Keributan terjadi saat berlangsungnya PKKMB di Kampus UNY. 

Video tersebut viral dan telah ditonton ribuan pengguna X. 

Kejadian tersebut menjadi sorotan netizen karena dianggap sebagai tindakan yang tidak patut terjadi di lingkungan perguruan tinggi. (gun)



Editor : Iwa Ikhwanudin
#universitas negeri yogyakarta #Arwan Nur Ramadan #BEM UNY #Arwan Nur Ramadhan #Ketua bem UNY #Farras Raihan #UNY #Kekerasan dalam kampus #kekerasan #pkkmb