RADAR JOGJA - Jumlah atlet DIY ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 dipastikan akan membengkak. Itu seiring adanya perubahan aturan dari beberapa cabang olahraga (cabor).
Sebelumnya kontingen DIY berjumlah 442 atlet. Stelah tim satuan tugas (Satgas) pemusatan latihan daerah (Puslada) PON dari KONI DIY melakukan pencermatan, jumlahnya berubah menjadi 444.
Ketua Satgas Puslatda PON KONI DIY Pramana menjelaskan, penambahan jumlah atlet terjadi di sepak bola putri dan futsal putri. Utuk sepak bola putri, aturan terbaru jumlah atlet yang akan didaftarkan 21 orang dengan pembagian 11 orang pemain utama dan 10 cadangan."Padalah, sebelumnya itu aturannya 18 orang saja yang didaftarkan," ucapnya, Selasa (30/7).
Tambahan jumlah atlet tersebut dikarenakan saat ini aturan terkait pergantian pemaian di sepakbola yang dulunya hanya maksimal boleh mengganti tiga pemain dalam sebuah pertandingan. Saat ini pergantiannya bisa mencapai lima orang.
Untuk futsal putri yang awalnya hanya 13 orang, dalam aturan terbaru bisa memberangkatkan 14 orang dan itu diakomodasi oleh KONI DIY.
Harusnya, kalau awalnya ada 442 ditambah empat atlet baru, jadinya 446. Tapi ada dua atlet yang tidak jadi berangkat dari cabor lari karena satu alasan mundur dan yang satu terpaksa tidak diberangkatkan karena nomor yang diikutinya kurang atlet. “Maka jumlahnya menjadi 444 atlet," katanya.
Anggota Satgas Puslada PON KONI DIY Wesley Tauntu menyatakan, penambahan atlet pada cabor tim sepak bola putri dan tim futsal putri itu memang harus diisi karena untuk mengantisipasi ketika nanti ada yang cedera."Karena kalau mereka tidak lengkap lalu ada cedera maka cadangannya juga akan kurang dan itu bisa bikin repot," cetusnya.
Wesley juga menyatakan untuk saat ini tim Satgas Puslada PON KONI DIY sudah memastikan sudah tidak ada lagi tambahan atlet yang akan diberangkatkan oleh kontingen DIY. (ayu/din).
Editor : Satria Pradika