Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menkominfo Dikirimi Paket Papan Nisan, Oleh BEM KM UGM, Simbol Matinya Urat Malu Budi Arie Setiadi

Gunawan RaJa • Senin, 29 Juli 2024 | 15:00 WIB
BENTUK KRITIK: BEM KM UGM saat mempersiapkan kiriman paket papan nisan dan surat terbuka untuk Menkominfo Budi Arie Setiadi Sabtu (27/7). (Dokumentasi BEM KM UGM)
BENTUK KRITIK: BEM KM UGM saat mempersiapkan kiriman paket papan nisan dan surat terbuka untuk Menkominfo Budi Arie Setiadi Sabtu (27/7). (Dokumentasi BEM KM UGM)

RADAR JOGJA - Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarg Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM) mengirim paket papan nisan kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi Sabtu (27/7). Pengiriman papan nisan sebagai simbol matinya urat malu, karena dinilai tidak menunjukkan tanggung jawab dengan baik.

Ketua BEM KM UGM Nugroho Prasetyo Aditama menyebut, tidak hanya batu nisan yang dikirimkan. Ada pula surat beserta buku 'Kejahatan Cyber (Cyber Crime) Suatu Pengantar'
sebagai bentuk kritik atas peristiwa peretasan pada pusat data nasional (PDN) milik Kominfo. Sekaligus perayaan selama satu bulan sejak terjadinya peristiwa tersebut pada 20 Juni. "Sebagai pengingat bahwa isu (pembobolan PDN, Red) mulai meredup dan masalahnya belum terselesaikan," katanya kemarin (28/7).


Kejadian ini, lanjutnya, berdampak pada data milik Kemendikbudristerk. Khususnya terkait kartu Indonesia pintar (KIP) kuliah. “Terpaksa dilakukan pendataan kembali karena datanya tidak bisa diselamatkan," jelasnya.

Baca Juga: Warung Pecel Lele yang Sering Menjadi Langganan Mahasiswa di Yogyakarta

Dia melihat, pemerintah dalam hal ini Budi Ari tidak merespons sebuah kesalahan dengan cara bijak dan bertanggung jawab. "Malah beliau terlihat arogan dan merasa bukan tanggung jawabnya. Kalau bukan tanggungjawab dia, ngapain jadi menteri," lontarnya.

Sikap tersebut, semakin mempertegas ketidakmampuan Menkominfo dalam menangani krisis siber dan memperkuat kepercayaan publik terhadap menkominfo. "Kami berharap Bapak Budi Arie mundur dari jabatannya agar dapat digantikan oleh individu yang lebih kompeten di bidang ini," tegasnya.

BEM KM UGM Kabinet Gerak juga menyusun
policy brief  berjudul 'Langkah Strategis Memperkuat Keamanan Siber Nasional'.
Dokumen ini disusun oleh BEM KM UGM sebagai upaya taktis yang bisa dilakukan oleh Menteri dan Kementerian untuk memperkuat keamanan siber nasional. (gun/eno)

 

Editor : Satria Pradika
#BEM KM UGM #cyber crime