RADAR JOGJA - Ketua Pengda Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIJ Bambang Dewanjaya ikut merespons adanya tren lari yang sedang digandrungi masyarakat. Sebab hal ini justru menjadi ajang untuk memasyarakatkan olahraga atletik.
"Barangkali orang tidak mengetahui bahwa lari itu salah satu cabang olahraga di atletik,” lontarnya di Kantor KONI Jogja kemarin (26/7).
Meski demikian, Bambang mengimbau agar masyarakat tetap belajar cara lari yang baik dan benar. Karena dalam prinsipnya dan teorinya, dalam latihan itu ada tujuh prinsip kontinuitas yang harus dilalui.
"Kadang yang tidak tahu soal program latihan, mereka seminggu terus-menerus melakukan latihan berat,” bebernya.
Hal itulah yang menjadi tidak baik bagi tubuh. “Konsultasi sama yang paham itu sangat penting," jelas Bambang.
Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak hanya ikut-ikutan event lari. Padahal fisik belum siap.
"Jangan dipaksakan ikut yang jauh-jauh dulu jaraknya," pesannya.
Bambang juga menyarankan cek kesehatan dilakukan sebelum lari. Untuk mengetahui kondisi jantung dan pembuluh darah. “Supaya bisa mengetahui kalau ada penyumbatan pembuluh darah," ucapnya. (ayu/eno)
Editor : Satria Pradika