RADAR JOGJA - Dinas Pariwisata Kota Jogja telah menyiapkan kegiatan wisata di akhir bulan Juli ini. Salah satunya Kotabaru Ceria yang dilaksanakan sore nanti (27/7) di Jalan Suroto, Kotabaru. Kegiatan ini akan menampilkan berbagai hiburan.
Kepala Bidang Industri Wisata Dinas Pariwisata Kota Jogja Cesaria Eka Yulianti mengatakan, Kotabaru Ceria diselenggarakan di sepanjang boulevard Kotabaru. Tepatnya dari perempatan Gramedia hingga Bundaran Stadion Kridosono.
Cesaria menerangkan, dalam kegiatan itu menampilkan kegiatan berupa hiburan seni dan bazar. Selain itu digelar talk show bertajuk Jogja Kreatif dengan tema sekaligus launching website Putri Jogja.
Adapun Putri Jogja sendiri merupakan sistem yang dibuat untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas tentang data industri pariwisata yang ada di Kota Jogja. Progam itu juga merupakan inovasi dari dinas untuk merubah data yang selama ini berbentuk manual menjadi digital. “Sistem informasi ini bisa diakses siapa pun, kapan pun, dan di mana pun,” ujar Cesaria, kemairn (26/7).
Gelaran Kotabaru Ceria juga merupakan salah upaya dari dinas pariwisata untuk mempromosikan potensi yang ada di Kotabaru. Sekaligus untuk meningkatkan kunjungan wisatawan pada momen akhir pekan.
Acara ini akan dimulai pukul 16.00 sampai dengan 22.00. Dalam pelaksanaannya Kotabaru Ceria memiliki empat zona. Di antaranya zona A untuk lokasi photo booth dan pertunjukan seni, lalu zona B menjadi lokasi bazar, zona C untuk panggung pertunjukan, dan zona D untuk lokasi berfoto-foto.
Sementara untuk lokasi disediakan empat titik. Yakni berada di kantor DPD Partai Golkar, Museum TNI-AD, kantor Tribun Jogja, dan di sepanjang Jalan Supandi. “Kegiatan ini gratis dan terbuka untuk umum,” terang Cesaria.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Wahyu Hendratmoko mengungkapkan, selama kurun bulan Januari hingga Juni Kota Jogja sudah dikunjungi sebanyak lima juta wisatawan. Di mana penyelenggaraan event juga merupakan salah satu faktor penarik minat kunjungan wisatawan. “Baik itu event yang diselenggarakan pemerintah maupun swasta,” terang Wahyu. (inu)
Editor : Satria Pradika