RADAR JOGJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja memprediksi capaian vaksinasi dalam Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio tahun ini bisa melampaui target. Salah satu alasannya, Kota Jogja kerap menjadi jujugan para orang tua dari luar daerah untuk mengimunisasikan anak-anaknya.
Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Jogja Endang mengatakan, total sasaran imunisasi polio di wilayahnya mencapai 30.702 anak. Jumlah itu terdiri dari anak-anak dengan rentang usia 0-7 tahun.
Meskipun demikian, jumlah itu baru prakiraan awal. Sebab, dalam perjalanannya bakal lebih banyak anak-anak yang melaksanakan imunisasi di Kota Jogja. Sehingga berdampak pada capaian imunisasi yang melampaui target.
Hal tersebut bisa terjadi, karena Kota Jogja kerap menjadi lokasi jujugan para orang tua dari luar daerah untuk menitipkan anak-anaknya. Sehingga banyak anak yang tidak terdata dalam sasaran, namun imunisasinya dilakukan di Kota Jogja.“Biasanya itu tidak terdata karena tidak pernah pernah datang ke posyandu tetapi tiap hari dititipkan ke keluarga yang berada di Kota Jogja,” ujar Endang, Kamis (25/7).
Meskipun ada potensi melampaui target, kondisi itu tidak akan berpengaruh terhadap pelaksanaan imunisasi di Kota Jogja. Sebab pelaksanaan imunisasi polio bisa dilaksanakan lintas wilayah.
Pelaksanaan PIN polio di Kota digelar dua putaran. Untuk putaran pertama dilaksanakan dari 23-29 Juli. Sementara untuk putaran kedua dijadwalkan 6-12 Agustus mendatang.
Dia menjelaskan, jika ada anak dari luar daerah melakukan imunisasi putaran pertama di dalam kota, nantinya akan mendapatkan kartu vaksin. Data yang berada di dalam kartu vaksin itu yang kemudian menjadi pegangan bagi tenaga kesehatan untuk pemberian dosis imunisasi.“Nanti akan terbaca apakah sudah atau belum melakukan vaksinasi dosis kedua,” terang Endang.
Anggota Komisi D DPRD Kota Jogja Antonius Suhartono meminta agar para orang tua aktif membawa anak-anaknya ke pos pelayanan imunisasi polio. Sebab PIN polio menjadi salah satu upaya penanggulangan dan pencegahan penyakit polio yang membahayakan kesehatan anak-anak.
Anton mengapresiasi peran tenaga medis, relawan, dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan imunisasi polio tersebut. Sehingga kemudian anak-anak yang menjadi masa depan Kota Jogja bisa lebih terjamin dari sisi kesehatannya.“Dengan suksesnya program PIN Polio maka pencegahan polio akan semakin maksimal,” kata politisi PDIP itu. (inu/din)