Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Raih Dua Emas dan Tiga Perak di Hari Ketiga Kejurnas Atletik 2024, Atlet-Atlet DIY Mampu Bersaing dengan Daerah Lain

Rizky Wahyu Arya Hutama • Selasa, 23 Juli 2024 | 04:00 WIB
Aksi atlet cabang olahraga lompat jauh dalam Kejuaraan Nasional Atletik U-16 dan Indonesia Open U-18 Championship, di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja.
Aksi atlet cabang olahraga lompat jauh dalam Kejuaraan Nasional Atletik U-16 dan Indonesia Open U-18 Championship, di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja.

RADAR JOGJA – Hingga hari ketiga Kejurnas Atletik 2024 di Stadion Mandala Krida, kontingen DIY mengumpulkan total lima medali, terdiri dari dua medali emas dan tiga perak.


Pada hari pertama, dua atlet DIY meraih satu emas dan tiga perak. Medali emas dipersembahkan atlet andalan DIY asal Gunungkidul, Helena Hertitya yang turun pada nomor jalan cepat 3.000 m U-16 tahun putri. Helena mampu mencatatkan waktu tercepat 16 menit, 07.42 detik di nomor tersebut.

Aksi atlet cabang olahraga lompat jauh dalam Kejuaraan Nasional Atletik U-16 dan Indonesia Open U-18 Championship, di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja
Aksi atlet cabang olahraga lompat jauh dalam Kejuaraan Nasional Atletik U-16 dan Indonesia Open U-18 Championship, di Stadion Mandala Krida, Kota Jogja


Sedangkan untuk medali perak lagi-lagi dipersembahkan oleh atlet asal Gunungkidul lainnya, yakni Nabila Mahdiya Eka dengan catatan waktu 16 menit, 11.07 detik. Kemudian medali perak lainnya di raih oleh Raditya Putu Tama dari nomor lari 800 m U-18 putra. Raditya berhasil mencatatkan waktu 2 menit, 04.19 detik dengan menyentuh garis finish kedua dibelakang pelari Thailand, Wathin Choenchom yang mencatatkan waktu 2 menit, 01.65 detik.


Sementara itu pada hari kedua Minggu (21/7) lalu, para atlet DIY juga berhasil menambah satu medali emas melalui Syafa Althafunisah di nomor 400 meter putri U-16. Syafa berhasil mencatatkan waktu 64.10 detik, di atas atlet asal Jawa Timur Emeliana yang mencatatkan waktu 64.38 detik di peringkat kedua, dan Marselya Karuniani dari Kalimantan dengan catatan 65.54 detik di peringkat ketiga.


Ketua Umum Pengda Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Penga PASI) DIY Bambang Dewanjaya mengaku puas atas capaian tersebut. Sebab hal itu merupakan sebuah pembuktian dari para atlet DIY bahwa mereka mampu bersaing di level regional dan nasional."Semoga, capaian mereka ini bisa memacu semangat atlet-atlet DIY  lainnya untuk berlatih maksimal dan meraih prestasi lebih tinggi ke depan," katanya Senin (22/7).


Ketua Panitia Kejuarnas Atletik 2024 Dri Priyono menjelaskan ajang ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari perwakilan daerah masing-masing. Selain itu, mereka juga bersaing dengan atlet-atlet luar negeri.”Ini bisa jadi gambaran kami untuk ke depan bahwa talenta-talenta ini jika diproses lewat pelatihan nasional, pasti akan lebih baik," ucapnya.


Kejurnas Atletik 2024 ini diselenggarakansejak Sabtu (20/7) hingga 24 Juli dengan mempertandingkan 23 nomor pertandingan untuk kategori U-16 dan 39 nomor pertandingan untuk kategori U-18. Kejurnas ini diikuti oleh lebih dari 1.000 atlet dari 38 provinsi. Selain itu ada juga perwakilan dari Australia, Thailand, Timor Leste, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, dan Filipina.(ayu/din).

Editor : Satria Pradika
#Stadion Mandala Krida #medali emas #Gunungkidul #kejurnas atletik #DIY #pasi