Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Konsep Gedung Relokasi Pedagang Teras Malioboro 2 Disesuaikan Karakter Wilayah, Ketandan Bergaya Chinese dan Beskalan Indische

Agung Dwi Prakoso • Rabu, 17 Juli 2024 | 13:05 WIB
GRAFIS PROGRES GEDUNG BARU TERAS MALIOBORO (TM) 2
GRAFIS PROGRES GEDUNG BARU TERAS MALIOBORO (TM) 2

RADAR JOGJA - Progres pembangunan gedung baru di area relokasi pedagang Teras Malioboro (TM) 2 dalam tahap kontruksi dan pembangunan oleh pihak ketiga. Sesuai kontrak, pengerjaan kedua lokasi itu dilakukan bersamaan dengan target selesai tahun 2024, agar 2025 proses relokasi pedagang bisa dilakukan.


Dari pantauan Radar Jogja, proses pembangunan di Beskalan dan Ketandan masih terus dilakukan. Lokasi di Ketandan berada di belakang Toko Ramayana, Jalan Malioboro. Lokasi tersebut sebelumnya digunakan sebagai parkiran supermarket itu.


Papan informasi pembangunan di lokasi Ketandan yang dipasang Dinkop UKM DIY bertuliskan kontrak pembangunan dari 12 Juni 2024 dengan anggaran Rp 43.682.611.800. Hari kerja proyek tertulis 210 hari kalender dan saat ini tersisa 156 hari dari target selesainya.


Seorang penjaga di proyek ini, Dino mengatakan menurut informasi yang ia dapatkan rencana gedung dua lantai. Material belum banyak didatangkan di lokasi. Hal itu karena proses sedang dalam tahap perataan tanah dan merobohkan beberapa bangunan kosong dengan menggunakan alat berat.


"Ini sepertinya masih tahap pembuatan gerbang timur yang tembus di Jalan Ketandan," ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (16/7).
Untuk yang di Beskalan, sejumlah material sudah mulai memadati lokasi yang berada tepat di utara kompleks TM 1 itu. Lokasinya bersebelahan dengan Gedung Balai Pengelolaan Terminal dan Perpakiran Dishub DIY. Area itu sudah ditutup seng di sekillingnya.


"Ada delapan rumah yang digusur, namun mereka dapat ganti untung. Sepertinya nilainya miliaran," ujar seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya. Kedua lokasi berjarak cukup jauh, sekitar 200 meter dan berseberangan yang dipisah Jalan Malioboro.


Plh Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Wisnu Hermawan, mengatakan total luasan dua lokasi itu sekitar 8.000 meter persegi. Dalam rencana pembangunan, nantinya dua lokasi itu akan dibuat fasilitas berupa ruang terbuka hijau untuk para pengunjung.
"Ada tempat kongkow juga yang kita harapkan nanti pengunjung bisa menemukan suasana baru di Malioboro dan kawasan ekonomi yang terpusat di selatan ini," ujarnya.


Ia mengatakan dua lokasi itu nantinya akan lebih nyaman jika dibandingkan TM 2. Tidak hanya kengamanan bagi para pedagang, melainkan juga para pengunjung. Rencananya pembangunan kedua tempat baru bagi pedagang TM 2 akan selesai akhir tahun ini.


"Kalau rencana selesai di akhir 2024. Fisiknya, termasuk interior. Eksekusi pemindahan rencananya 2025. Nanti kita akan berdiskusi kembali dengan pemerintah kota untuk hal itu," tuturnya.


Total keseluruhan alokasi dana untuk proyek pembangunan ini hampir Rp 70 miliar. Pembagiannya Rp 43,6 miliar untuk Ketandan dan Rp 26 miliar untuk lokasi Beskalan. "Di Ketandan kami konsep Chinese sesuai karakter wilayah, sedangkan Beskalan konsep Indische," jelasnya.


Adanya aksi yang dilakukan pedagang TM 2, dipastikan tidak menganggu jalannya rencana relokasi. Pihaknya optimistis bisa terus berjalan sesuai target. "Pemkot berusaha menggandeng para pedagang. Ini yang perlu disadari dan sudah berkomitmen akan melakukan secara bertahap," tandasnya. (oso/laz)

Editor : Satria Pradika
#Kota Jogja #Yogyakarta #gedung baru #Jalan Malioboro #Pedagang Kaki Lima #Dinkop UKM DIY #Relokasi #proyek #DIY #Teras Malioboro (TM) 2 #ketandan #Beskalan