JOGJA - Progres pembangunan gedung baru di area relokasi pedagang Teras Malioboro (TM) 2 dalam tahap kontruksi dan pembangunan oleh pihak ketiga.
Sesuai kontrak, pengerjaan kedua lokasi dilakukan bersamaan dengan target selesai tahun 2024 agar tahun 2025 proses relokasi pedagang bisa segera dilakukan.
Dari pantauan Radar Jogja, proses pembangunan di Beskalan dan Ketandan masih terus dilakukan.
Lokasi di Ketandan berada di belakang Toko Ramayana Jalan Malioboro.
Lokasi tersebut sebelumnya digunakan sebagai parkiran Toko Ramayana.
Papan informasi pembangunan di lokasi Ketandan yang dipasang oleh Dinkop UKM DIY bertuliskan: kontrak pembangunan dari 12 Juni 2024 dengan anggaran sebesar Rp 43.682.611.800,00.
Hari kerja proyek tersebut tertulis: 210 hari kalender dan saat ini tersisa 156 hari dari target selesainya.
Salah seorang penjaga di proyek tersebut, Dino, mengatakan menurut informasi yang ia dapatkan rencana pembangunanan gedung tersebut berjumlah dua lantai.
Material belum banyak didatangkan di lokasi.
Hal tersebut karena sedang dalam tahap pemerataan tanah dan merobohkan beberapa bangunan kosong dengan menggunakan alat berat.
"Ini sepertinya masih tahap pembuatan gerbang timur yang tembus di Jalan Ketandan," ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (16/7/2024).
Selanjutnya di lokasi Beskalan, sejumlah material sudah mulai memadati lokasi yang berada tepat di Utara kompleks TM 1 itu.
Lokasinya bersebelahan dengan Gedung Balai Pengelolaan Terminal dan Perpakiran Dishub DIY.
Area tersebut sudah ditutupi dengan seng di sekelilingnya.
"Ada delapan rumah yang digusur, namun mereka dapat ganti untung, sepertinya nilainya miliaran rupiah," ujar seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Kedua lokasi tersebut berjarak cukup jauh kurang lebih 200 meter dan bersebrangan yang dipisah oleh Jalan Malioboro.
Plh Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Wisnu Hermawan mengatakan total luas dua lokasi tersebut sekitar 8.000 meter persegi.
Dalam rencana pembangunan nantinya dua lokasi tersebut akan dibuat fasilitas berupa ruang terbuka hijau untuk para pengunjung.
"Ada tempat kongkow juga yang kami harapkan nanti pengunjung bisa menemukan suasana baru di Malioboro dan kawasan ekonomi yang terpusat di selatan ini," ujarnya.
Ia mengatakan dua lokasi tersebut nantinya akan lebih nyaman jika dibandingkan dengan TM 2.
Tidak hanya kenyamanan bagi para pedagang, melainkan juga bagi para pengunjung sudah dipikirkan.
Rencananya pembangunan kedua tempat baru bagi pedagang Teras Malioboro 2 itu akan selesai pada akhir 2024.
"Kalau rencana selesai di akhir 2024."
"Fisiknya termasuk interior."
"Eksekusi pemindahan rencananya 2025."
Nanti kami akan berdiskusi kembali dengan pemerintah kota untuk hal itu," tuturnya.
Jika ditotal secara keseluruhan, maka alokasi dana untuk proyek pembangunan tersebut sekitar Rp 69 miliar.
Pembagiannya Rp 43 miliar untuk Ketandan dan Rp 26 miliar untuk lokasi Beskalan.
"Di Ketandan kami konsep chinese sesuai karakter wilayah, sedangkan Beskalan konsep Indische," jelasnya.
Adanya aksi yang dilakukan pedagang TM 2 dipastikan tidak menganggu jalannya rencana relokasi.
Pihaknya optimistis bisa terus berjalan sesuai target yang ditentukan.
"(Pemerintah) kota berusaha untuk menggandeng mereka (pedagang)."
"Ini yang perlu disadari dan sudah berkomitmen akan melakukan secara bertahap," tandasnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin