RADAR JOGJA - Progres pembangunan gedung baru di area relokasi pedagang Teras Malioboro (TM) 2 dalam tahap kontruksi dan pembangunan oleh pihak ketiga. Sesuai kontrak, pengerjaan dilakukan selama enam bulan dan diperkirakan selesai akhir tahun 2024.
Relokasi untuk para pedagang TM 2 itu berada di dua tempat, di Ketandan tepatnya di belakang Toko Ramayana dan di belakang Teras Malioboro (TM) 1 yang masuk wilayah Beskalan. Lokasi lama yang saat ini masih dihuni para pedagang di utara gedung DPRD DIY, akan difungsikan sebagai Jogja Planning Galery (JPG).
Dari pantauan Radar Jogja, lokasi di Beskalan berada tepat di utara kompleks TM 1 Malioboro dan dempet dengan Gedung Balai Pengelolaan Terminal dan Perpakiran Dishub DIY. Area itu sudah ditutup seng di sekelilingnya. Terlihat aktivitas para pekerja dan beberapa alat berat.
Dalam bagan informasi pembangunan dari Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) DIY yang dipasang di dalam area itu bertuliskan pekerjaan pembangunan kontruksi perluasan TM 1.
Tanggal surat perjanjian untuk proyek tertulis 13 Juni 2024. Waktu pelaksanaan 180 hari kalender dengan pemeliharaan 360 hari kalender. Proyek itu dengan nilai anggaran kontrak Rp 26.379.931.300 untuk lokasi di Beskalan.
Beberapa warga yang ditemui di sekitar lokasi mengatakan, proyek mulai dibangun sekitar dua minggu lalu. "Ada delapan rumah yang digusur, namun mereka dapat ganti untung, sepertinya nilainya milaran," ujar warga yang saat itu berada di lokasi, Jumat (12/7).
Sementara itu, Plh Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Wisnu Hermawan mengatakan, dua lokasi yang dipilih untuk relokasi pedagang TM 2 dibangun bersamaan. Hal itu untuk memaksimalkan target penyelesaian enam bulan atau akhir tahun selesai sesuai kontrak.
"Jadi sekarang prosesnya sudah tahap konstruksi dan juga ada tahap pembangunan oleh pihak ketiga sesuai hasil lelang," ujarnya
Pihaknya mengatakan proses relokasi dapat berjalan lancar, salah satunya dengan mengutamakan komunikasi dan musyawarah. Setelah selesai, Dinkop UKM DIY akan melanjutkan ke tahap berikutnya dengan berkoordinasi bersama Pemkot Jogja. "Nanti kami lihat dulu, harapannya tahun depan proses penempatan sudah bisa dicoba atau belum," tuturnya.
Ia menyampaikan tempat relokasi pedagang TM 2 berada di lahan seluas 8.000 m². Pembangunan dirancang tidak semuanya penuh dengan bangunan, tapi juga disediakan fasilitas berupa ruang terbuka hijau dan lain sebagainya.
"Masing-masing gedung, baik yang di belakang Ramayana atau dekat TM 1 nantinya dibuat tiga lantai dengan anggaran Rp70 miliar," jelasnya.
Konsep bangunan di Beskalan rencananya dengan bangunan indische. Selanjutnya di Ketandan akan dikonsep mengarah ke bangunan Chinese sesuai karakteristik wilayahnya.
"Kalau pembagian lapak dari Pemkot Jogja yang urus. Kami hanya menyediakan lokasi dan gedung," tandasnya. (oso/laz)
Editor : Satria Pradika