JOGJA - Salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum di Kota Jogja, yakni SPBU COCO Lempuyangan memiliki fasilitas creative hub dengan galeri batik dan tempat servis kursi roda.
Uniknya, kegiatan membatik dan aktivitas servis semuanya dilakukan oleh penyandang disabilitas.
Mulyani, salah seorang penyandang disabilitas yang membatik di lokasi tersebut mengatakan, dirinya sudah aktif membatik sejak tahun 2017 lalu.
Itu setelah dia bergabung dengan komunitas Difabelzone yang beralamat di kapanewon Pandak, Bantul.
Wanita 50 tahun kelahiran Kulonprogo itu mengaku, dalam sebulan mampu membuat dua karya batik tulis dengan ukuran dua meter.
Motifnya yang dapat dibuat pun beragam.
Mulai dari kawung, sekar jagad, hingga motif lain yang dikombinasikan dengan produk tekstil lain.
“Ketika sudah menjadi kain batik juga dapat dibikin berbagai produk."
" Seperti tas, wadah tisu, hingga pakaian,” ujar Mulyani saat ditemui, Jumat (12/7/2024).
Penyandang disabilitas lain, Suhartono menambahkan, adanya gerai batik di SPBU yang letaknya berada di tengah Kota Jogja tentu akan sangat membantu dari segi pemasaran.
Sebab, ada potensi wisatawan akan membeli atau melirik karya batik yang dibuat ketika mengisi bensin dan beristirahat di SPBU.
Menurut dia, selama ini batik yang diproduksi oleh para difabel di komunitas Difabelzone juga sudah dipasarkan secara online dan dititipkan pada gerai-gerai batik di Kota Jogja.
Adapun dalam sebulan, pihaknya mampu menjual sebanyak sepuluh lembar batik tulis kepada wisatawan.
“Dengan showroom di SPBU tentunya bisa lebih menjangkau pembeli,” kata Suhartono.
Pelaksana Tugas Direktur Pertamina Retail Muhammad Fitrawan menyampaikan, kehadiran creative hub di SPBU COCO Lempuyangan merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.
Melalui sarana tersebut, diharapkan dapat memberikan sebuah fasilitas pemberdayaan bagi penyandang disabilitas.
Selain galeri batik, kata Fitrawan, di SPBU tersebut juga ada penyandang disabilitas yang menyediakan persewaan dan servis kursi roda.
Bahkan menurut dia, SPBU COCO Lempuyangan juga merupakan SPBU pertama di Indonesia yang menyediakan ruang khusus bagi disabilitas.
“Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh teman-teman disabilitas untuk berkreasi,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsoskertrans) Kota Jogja Maryustion Tonang mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menjadi Kota Jogja sebagai daerah ramah disabilitas.
Hal tersebut bahkan sudah diwujudkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2019 tentang Pemenuhan Hak dan Jaminan Disabilitas.
Oleh karena itu, dia pun sangat mendukung Pertamina dalam menyediakan fasilitas kreasi bagi disabilitas di SPBU COCO Lempuyangan.
Baca Juga: Manfaat Air Garam, Ampuh Redakan Nyeri Gigi
Tyon sapaannya pun berharap, melalui fasilitas tersebut dapat semakin membuat penyandang disabilitas semakin produktif.
“Berbicara mengangkat harkat disabilitas memang tidak hanya tugas pemerintah dan negara saja, tapi perlu daya dukung dari pelaku usaha,” terang Tyon. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin