JOGJA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY telah resmi mendistribusikan hewan kurban ke seluruh masjid di lima Kabupaten/Kota di DIY ditambah dua masjid yakni Masjid Gedhe Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Masjid Ageng Puro Pakualaman. Penyerahan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur DIY, Hamengku Buwono X (HB X) kepada para perwakilan takmir masjid di Pendopo Wiyoto Projo, Komplek Kepatihan Yogyakarta, Jumat (14/6/2024).
Seperti pada tahun sebelumnya, agenda bantuan hewan kurban tersebut dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H yang jatuh pada Minggu, (16/6/2024). Pada tahun ini, Jenis hewan kurban yang diberikan adalah sapi dengan total sejumlah tujuh ekor.
Ketujuh ekor sapi bantuan dari Gubernur dan Wakil Gubernur DIY tersebut nantinya akan didistribusikan ke seluruh Kabupaten/Kota se-DIY ditambah dua masjid Kagungan Dalem dan Puro Pakualaman. Untuk Kota Jogja diserahkan kepada pengurus Takmir Masjid Pangeran Diponergoro di Kompleks Balai Kota.
Kabupaten Sleman diserahkan kepada Takmir Masjid Ar Rohman Jetis, Kabupaten Bantul diserahkan kepada Takmir Masjid Al Auliya' Sedayu, Kabupaten Gunungkidul diserahkan kepada Takmir Masjid Al Hidayah Gedangsari dan terakhir Kabupaten Kulonprogo diserahkan kepada Takmir Masjid Al Huda Banyuroto.
Gubernur DIY, Hamengku Buwono X dalam sambutan yang diwakilkan oleh Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Sukamto mengatakan bahwa ibadah kurban tidak hanya sekadar ritual melainkan untuk merenungkan nilai pengorbanan, ketaatan dan keteguhan. Selain itu, kurban merupakan bentuk kepedulian untuk berbagi kepada sesama.
"Idul Adha, juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, adalah salah satu perayaan penting dalam agama Islam yang mengingatkan kita tentang pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail," ujarnya saat memberikan sambutan, Jumat (14/6/2024).
Ia menyampaikan bahwa hewan kurban yang diserahkan sudah memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang telah terverifikasi oleh Balai Besar Veteriner (BBVet) dan Dinas Pertanian Sleman.
Baca Juga: Tidak Mengusik Tidak Asik? Kenali Jenis-Jenis Bullying Beserta Dampaknya...
"Sehingga semua hewan kurban aman dan terjamin kesehatannya," tuturnya.
Sementara itu, Takmir Masjid Pangeran Diponegoro Komplek Balai Kota Jogja, Syamsul Azhari mengatakan setiap tahun di masjidnya mendapatkan bantuan hewan kurban dari Gubernur DIY, HB X. Menurutnya, bantuan tersebut membantu pengurus takmir dalam mencukupi kebutuhan pendistribusian hewan kurban saat Idul Adha.
"Karena tahun ini yang terkumpul di Masjid Diponegoro baru 4 ekor sapi untuk kurban, alhamdulilah ditambah dari Ngarso Dalem jadi 5," ujarnya.
Menurutnya, tambahan hewan tersebut bisa menjadikan pendistribusian hewan kuban kepada masyarakat sekitar masjid menjadi lebih merata. Berkaca pada tahun sebelumnya, pendistribusian akan diberikan kepada masyarakat di sekitar masjid dan beberapa penjaga atau pegawai di lingkungan kompleks Balai Kota Jogja.
"Kurang lebih ada 500 kantong plastik, satu kantong berisi 1,5 kilogram daging," tuturnya.
Jumlah tersebut ditambah dengan proposal permintaan warga masyarakat di luar masjid Pangen Diponegoro. Pada tahun ini masjid tersebut akan menyembelih lima ekor sapi ditambah satu kambing.
"Biasanya nanti ada tambahan ketika hari H karena kalau kambing biasanya masyarakat beli sendiri," jelasnya.
Rencananya, penyembelihan akan dilakukan pada saat hari H Idul Adha di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan Kota Jogja. Setelah dipotong menjadi enam bagian selanjutnya akan dipotong dan dimasukkan ke kantong plastik sebanyak 1,5 kilogram.
"Langsung kami distribusikan saat hari H kepada masyarakat," ujarnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin