Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rawan Diakui Negara Lain, Dua Varietas Mangga Asli Yogyakarta, Mangga Cempuro dan Semar, Kini Resmi Kantongi Sertifikasi

Iwan Nurwanto • Rabu, 12 Juni 2024 | 19:43 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja Sukidi. (iwan nurwanto/Radar Jogja)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja Sukidi. (iwan nurwanto/Radar Jogja)

JOGJA - Dua varietas tanaman asli yang hanya ada di Yogyakarta yakni jenis mangga Cempuro dan mangga Semar kini telah resmi memiliki sertifikasi dari pemerintah pusat. Sertifikasi tersebut dilakukan agar varietas tanaman lokal tidak diakui oleh negara lain.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja Sukidi mengatakan, varietas mangga Cempuro dan Semar merupakan varietas tanaman yang hanya ada Yogyakarta. Tepatnya, kedua jenis tanaman itu hanya ditanam di lingkungan Keraton Jogja.

Sukidi menyebut, kedua jenis tanaman mangga itu juga memiliki ciri khas tersendiri dibanding dengan mangga pada umumnya. Yakni bentuk daun ramping dan ranting yang pertumbuhannya menjulang ke atas. Selain itu, buahnya pun cenderung lebih kecil namun memiliki rasa yang sangat manis.

Menurut dia, pengajuan sertifikasi dua jenis mangga itu sudah dilakukan pihaknya sejak tiga tahun lalu. Kemudian pada Rabu (12/6) Pemkot Jogja baru menerima bukti sertifikasi dari Kementerian Pertanian (Kementan). Adapun sertifikasi mangga Cempuro dan Semar itu nantinya akan diserahkan kepada pihak Kraton Jogja.

“Untuk penanaman kedua buah mangga itu dilakukan oleh Ngarsa Dalem. Rencananya, bibitnya juga akan ditanam pada lahan Sultan Ground yang ada di Bambanglipuro Bantul namun belum bisa untuk umum,” ujar Sukidi disela kegiatan Gelar Potensi Pertanian Kota Jogja, Rabu (12/6).

Sementara itu, Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementrian Pertanian Leli Nuryati menyampaikan, varietas tanaman lokal memang harus diselamatkan. Sebab varietas tanaman asli Indonesia rawan diakui oleh negara lain.

Menurut Leli, perpindahan varietas tanaman lokal ke luar negeri juga sangat mudah. Misalnya, dibawa oleh peneliti dari luar negeri atau dibawa oleh turis yang paham dengan varietas tanaman. Apabila sudah terdaftar harapannya varietas tanaman lokal tidak diakui tanaman dari negara lain.

Baca Juga: Indonesian Basketball League 2024, Bima Perkasa Jogja Bertekad Keluar dari Papan Bawah Klasemen

Dia menyebut, pengajuan pendaftaran varietas tanaman lokal sejatinya cukup mudah. Lantaran prosesnya dapat dilakukan secara daring. Namun harus dipastikan bahwa varietas tanaman yang didaftarkan merupakan tanaman asli daerah dan tidak ada di wilayah lain.

“Mudah-mudahan varietas mangga asli Yogyakarta juga bisa dikembangkan lebih banyak agar tidak punah,” tandas Leli. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Yogyakarta #asli #sertifikasi #mangga #Jogja