Hal ini dibuktikan dengan langkah gencar pembersihan tumpukan sampah di Depo Mandala Krida yang dilakukan pada malam hari tanggal 30 Mei 2024.
Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Sugeng Purwanto, Sekda Kota Yogya, Aman Yuriadijaya, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogya, Sugeng Darmanto turun langsung memantau kegiatan pembersihan.
Sebanyak 10 armada truk DLH dikerahkan untuk mengangkut tumpukan sampah di depo tersebut.
Selain Depo Mandala Krida, pembersihan juga dilakukan di Depo Utoroloyo, Depo Pengok, dan Depo Kotabaru.
Hingga Kamis malam 30 Mei, total terdapat 500 ton sampah yang telah berhasil diangkut dari depo-depo tersebut.
Baca Juga: Pengprov Aeromodelling FASI DIY Targetkan Tiga Medali Emas di PON XXI Aceh-Sumut
Sugeng Purwanto menegaskan bahwa upaya pembersihan ini merupakan bukti komitmen Pemkot Yogya dalam menyelesaikan masalah sampah.
Ia optimistis bahwa tumpukan sampah di depo dapat diselesaikan secara bertahap.
Pemkot Yogya juga terus mengembangkan pengelolaan sampah melalui Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R).
Baca Juga: Apakah Tangan Selalu Basah Identik dengan Lemah Jantung? Yuk Simak Penjelasannya!
Baca Juga: Sedang Susun Kerangka Tim! Direktur PSS Sleman Ini Inginkan Pemain Asing pada Level Ini
Saat ini, 80 persen sampah di TPS 3R telah diolah, dengan target 200 ton sampah per hari dapat diolah di ketiga TPS 3R tersebut.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan persoalan sampah di Yogyakarta dapat teratasi secara berkelanjutan.
Selain itu di himbau untuk semua masyarakat dapat bijak dalam menanggulangi sampah supaya setiap permasalahan sampah yang ada dapat diatasi dengan baik.
Editor : Bahana.