Acara ini dihadiri oleh 200 peserta, termasuk siswa-siswi kelas 5 dan 6 serta guru-guru.
Dilansir dari Polres Jogja, Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying, termasuk cara pencegahannya, dampaknya, dan penanganannya.
Ipda Apri Sawitri menjelaskan berbagai bentuk bullying, mulai dari fisik, psikis, hingga seksual, serta dampak negatifnya seperti trauma psikologis dan depresi.
Baca Juga: Tak Hanya Leicester City, Satu Tim Liga Inggris Ini Juga Terancam Awali Musim dengan Poin Minus
Beliau menekankan pentingnya peran aktif siswa dalam mencegah bullying dengan berani melaporkan kejadian kepada guru atau orang tua.
Ipda Apri Sawitri juga mengingatkan para siswa untuk tidak menjadi pelaku bullying dan selalu menghormati teman-temannya.
Baca Juga: Rayakan Warisan Budaya Tak Benda, Dinas Kebudayaan Yogyakarta Gelar Lomba Dakon
Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Polresta Yogyakarta untuk mencegah kekerasan pada anak, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Harapannya, pesan anti-bullying yang disampaikan dalam acara ini dapat mengubah perilaku dan sikap peserta terhadap fenomena bullying.
Editor : Bahana.