JOGJA - Momen Long Weekend Waisak 2024 di Kota Jogja memengaruhi bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan di beberapa titik pusat Kota Jogja. Taman Pintar (Tampin) mencatat kenaikan jumlah kunjungan mencapai dua kali lipat lebih dari hari biasanya. Selain itu, dampak long weekend juga dirasakan oleh pedagang Pasar Beringharjo.
Long weekend terjadi pada tanggal 23-26 Mei 2024. Selama empat hari itu Kota Jogja khususnya di kawasan Tugu Malioboro Keraton (Gumaton) selalu penuh dengan wisatawan. Kawasan tersebut masih menjadi objek favorit wisatawan yang berkunjung di Kota Jogja.
Kepala Seksi Kerjasama dan Pemasaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Budaya Kota Jogja, Karmila menyampaikan bahwa jumlah kunjungan di Tampin sudah dimulai dari tanggal 22 Mei. Bahkan pada tanggal tersebut merupakan puncak tertinggi kunjungan wisatawan di Tampin.
"Dalam sehari tercatat sebanyak 8.082 pengunjung pada tanggal 22 Mei 2024," ujar Karmila saat dikonfirmasi, Senin (27/5/2024).
Pada tanggal 23 Mei 2024 dirinya mencatat ada 5.054 kunjungan di Tampin. Dibandingkan dengan hari sebelumnya, jumlah tersebut memang mengalami penurunan. Namun, dibandingkan dengan hari biasa jumlah tersebut naik hingga dua kali lipat.
"Hari biasa hanya sekitar 3.000-an pengunjung. Ini kunjungannya lebih dari dua kali lipat," tuturnya.
Selanjutnya tanggal 24 Mei 2024 kunjungan mulai menurun karena biasanya Jumat dinilai sebagai hari pendek, total sebanyak 2.985 pengunjung. Selanjutnya sampai terakhir hari Minggu jumlah kunjungan wisatawan sudah kembali normal di angka sekitar 3.000 pengunjung.
"Mayoritas yang datang dari luar kota, paling tinggi dari Jawa Barat," jelasnya.
Karmila menilai adanya lonjakan kunjungan tersebut dikarenakan bersamaan juga dengan momen study tour sekolah. Para pengunjung kebanyakan rombongan yang menggunakan kendaraan Bus.
"Jadi kemarin tidak hanya dari rombongan keluarga," ujarnya.
Wahana yang menjadi favorit pengunjung di Tampin adalah gedung oval. Ia menyampaikan sebanyak 70 persen dari total kunjungan biasanya sering mengunjungi wahana tersebut.
"Harga tiket juga masih sama, kami tidak naikkan atau mengurangi," tandasnya.
Sementara itu, dampak momen libur panjang tersebut juga dirasakan bagi pedagang di Pasar Beringharjo, Kota Jogja. Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Barat, Ahmad Zainul Bintoro, menuturkan komoditas yang paling dicari wisatawan adalah pakaian, batik dan kerajinan. Menurutnya kenaikan tersebut juga terjadi di Teras Malioboro baik satu ataupun dua.
"Kenaikan antara 50-70 persen. Sehingga, kami bersyukur kalau ada long weekend, karena ada kenaikan pendapatan," katanya.
Bintoro menilai naiknya jumlah kunjungan di Pasar Beringharjo pada momen long weekend Waisak lebih ramai dibandingkan libur lebaran. Puncak kunjungan paling ramai terjadi pada hari Sabtu (25/5/2024). Ia mengamati semua pedagang banyak yang laku, namun besaran kenaikan penjualan masing-masing pedagang berbeda.
"Memang nggak sama. Tapi, berdasar pengamatan saya, semuanya laku. Cuma, lakunya berapa kami nggak tahu, karena beda-beda," ujarnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin