RADAR JOGJA - Bagian hubungan masyarakat (Humas) dan protokol Setda DIY membantah adanya tendensi soal postingan media sosial (medsos) Humas Pemprov DIY berisi pamitan Singgih Raharjo dari Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja.
Koordinator Substansi Hubungan Masyarakat, Biro Umum, Hubungan Masyarakat dan Protokol Setda DIY Ditya Nanaryo Aji mengatakan, ada maksud yang ingin disampaikan ke publik lebih terkait dengan apa yang telah dan akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja berkaitan dengan pengelolaan sampah.
Baca Juga: Study Tour Dilarang, GIPI DIY Minta Ada Penegakan Regulasi Tata Niaga yang Sehat
"Kami tidak ada maksud tendensius, tidak ada maksud mengangkat figur beliau," katanya dikonfirmasi Radar Jogja Kamis (23/5).
Ditya mejelaskan sebagaimana pesan Gubernur DIY Hamengku Buwono X saat pelantikan Pj kepala daerah bahwa Raja Keraton itu menekankan adanya desentralisasi pengelolaan sampah.
"Dan menempatkan kabupaten/kota sebagai garda terdepan pengelolaan sampah di daerah masing-masing," ujarnya.
Menurutnya, dalam postingan di akun Instagram @humasjogja tersebut dimaksudkan untuk mengajak akun @pemkotjogja yang menjadi akun resmi Pemkot Jogja dengan tujuan agar menyampaikan ke masyarakatnya yang selama beberapa bulan belakangan ini disibukkan dengan masalah sampah.
"Jadi saya pastikan tidak ada tendensi apapun, kecuali untuk menyampaikan perihal pengelolaan sampah di Kota Jogja," jelasnya.
Baca Juga: Marak Larangan Study Tour, Dinas Pariwisata DIY Bakal Buat Kebijakan Rambu Seperti Ini
Pun, dalam setiap konten yang diangkat notabene yang berkaitan dengan Pemkot Jogja seluruhnya adalah soal isu sampah yang sedang muncul.
"Bisa dicek, untuk konten yang kami angkat yang berkaitan dengan pemkot yang di dalamnya ada figur beliau (Singgih Raharjo) berkaitan dengan isu yang sedang muncul. Dalam hal ini, saat ini yang muncul isu berkaitan dengan sampah," terangnya.
Pihaknya pun belum berniat untuk melakukan takedown atau menghapus postingan tersebut.
"Sementara belum. Kecuali nanti ada perintah dari pimpinan, nanti pasti akan kami takedown," tambahnya.
Editor : Bahana.