JOGJA - Kandidat Calon Walikota Jogja dalam Pilkada 2024, Heroe Poerwadi resmi mengumumkan telah mendapatkan rekomendasi dari DPP PAN dan masih menjalin komunikasi untuk koalisi dengan partai lain. Disisi lain, DPC PDIP telah mengantongi tujuh bakal calon (balon) walikota dan wakil walikota. Walaupun PDIP bisa mengusung calonya sendiri, namun pihaknya masih melakukan komunikasi dengan partai lain termasuk PAN.
Heroe dengan tegas menyampaikan bahwa DPP PAN secara internal pasti mengusung dirinya dalam kontestasi Pilkada 2024 di Kota Jogja. Selain menjalin komunikasi dengan partai lain, DPP PAN juga sedang melakukan pencarian calon wakil walikota untuk dipasangkan dengan Heroe Poerwadi.
"Kalau PAN, secara internal rekomendasi dari DPP sudah pasti ke saya," ujar Heroe sast dikonfirmasi Rabu (22/5/2024).
Mantan Wakil Walikota Jogja periode 2017-2022 tersebut menilai terdaoat sebuah perbedaan antar Pileg dengan Pilkada. Figur atau tokoh dalam kontestasi Pilkada menurutnya menentukan sebuah kemenangan.
"Tidak begitu, karena ketika bicara Pileg dan Pilkada, memang bagi masyarakat memahaminya berbeda. Kalau Pilkada lebih banyak dominan pada figur (pasangan calon)," tuturnya.
Dalam proses pencarian calon wakil walikota, pihaknya akan melaporkan ke DPP jika telah mendapatkan rekomendasi. Menurutnya, koalisi dengan partai lain sifatnya wajib dikarenakan pada Pileg 2024 PAN hanya mampu mendapatkan 4 kursi legislatif.
"Koalisi juga diserahkan ke daerah, jadi kita terbuka dengan semua partai," jelasnya.
Heroe mengaku beberapa partai politik sudah menyodorkan deretan nama calon wakil walikota sebagai pasanganya. Namun ia enggan untuk membocorkanya ke publik dikarenakan proses yang belum sampai pada kesepakatan.
"Bisa juga nanti ada orang yang tidak masuk radar partai jadi bagian yang didiskusikan," tandasnya.
Sementara itu Sekretaris DPC PDIP Kota Yogyakarta, Wisnu Sabdono Putro menyampaikan tahapan proses Pilkada 2024 PDIP Kota Jogja telah mengantongi tujuh balon Walikota maupun wakil walikota Jogja. Walaupun PDIP menjadi pemenang dalam Pileg 2024 dan bisa mengusung sendiri calon walikota Jogja, namun pihaknya masih melakukan komunikasi dengan partai lain.
"Kita komunikasi dengan Gerindra dan PAN. Partai lain juga masih wait and see," ujarnya.
Wisnu menegaskan sebagai partai pemenang, PDIP tetap ngotot untuk bisa memenangkan posisi Walikota. Persoalan banyak yang mendadtar sebagai wakil Walikota dirinya tidak mempermasalahkan.
"Walikota lah, harus itu wong partai pemenang kon," kelakarnya. (oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin