Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bawakan 14 Repertoar di Keraton Jogja untuk Peringati HKN 2024, Penampilan Yogyakarta Royal Orchestra Sedot Perhatian Penonton

Elang Kharisma Dewangga • Selasa, 21 Mei 2024 | 10:30 WIB

 

TAMPIL FULL:  Abdi dalem  musikan  memainkan musik  di Kagungan Dalem  Regol Brajanala,  Keraton Jogja,  Senin (20/5).
TAMPIL FULL: Abdi dalem musikan memainkan musik di Kagungan Dalem Regol Brajanala, Keraton Jogja, Senin (20/5).


RADAR JOGJA - Keraton Jogja melalui tim ansambel tiup Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) kembali menggelar Pentas Musikan Hari Kebangkitan Nasional (HKN) 2024. Antusiasme pengunjung terlihat dari mereka telah memadati Kagungan Dalem Regol Brajanala Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat sebelum acara dimulai, untuk siap-siap menyaksikan pentas pukul 15.00.


Penghageng Kawedanan Kridhamardawa Keraton Jogja KPH Notonegoro mengatakan, seperti pementasan sebelumnya, acara diawali dengan iring-iringan atau kirab prajurit. Mereka membawa kanca abdi dalem Musikan yang tampil di Kagungan Dalem Regol Brajanala Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.


"Setelah itu barulah tim ansambel tiup YRO membawakan 14 repertoar dengan dipandu ML Widyoyitnowaditro selaku conductor atau pengaba yang juga merupakan arranger lagu-lagu yang dibawakan YRO," katanya Senin(20/5).


Bernuansa busana merah putih dipadupadankan kain batik warna gelap, tim ansambel tiup YRO membawakan sejumlah lagu-lagu bertemakan perjuangan, persatuan dan kebangsaan serta beberapa repertoar lagu daerah. Di awali lagu kebangsaan Indonesia Raya.


Beberapa lagu-lagu itu, di antaranya, Gati Mardawa, Rayuan Pulau Kelapa, Tanah Airku, Teguh Kukuh Berlapis Baja, Dari Sabang Sampai Merauke, Pada Pahlawan, Indonesia Jaya, Bangun Pemudi Pemuda, medley lagu daerah, Simfoni Raya, Yogyakarta, Gethuk, dan Tanjung Perak. Mereka tampil kembali setelah pentas full orchestra di Jakarta, Maret lalu.


"Ini sekaligus memperingati Harkitnas. Kami pemanasan dengan pentas musikan dulu di bulan Mei ini. Pemanasan, karena pementasan ansambel tiup ini baru pembuka jalan untuk serangkaian pertunjukan YRO lain yang cukup padat di bulan-bulan berikutnya,” ujarnya.


Diharapkan hadirnya pentas musikan HKN 2024 yang terbuka untuk umum secara gratis dan tanpa perlu melakukan reservasi sebelumnya itu, bisa sedikit menjawab request dan pertanyaan masyarakat selama ini. Sebab, kebanyakan dari masyarakat menginginkan pementasan YRO digelar kembali.
"Kami juga selalu menyelipkan harapan bahwa repertoar yang kami bawakan bisa selalu menggugah semangat persatuan, kesatuan, dan rasa nasionalisme di hati siapa saja yang mendengarkan," harapnya.


Pimpinan produksi Gadang Wahyu Arafah menjelaskan, pentas ini juga menghadirkan dua solois vokal, Brian Prasetyoadi dan Win Yovina Thopandi. Keduanya menyanyi secara solo dan berduet di beberapa lagu. “Brian menyanyi dua lagu secara solo, Win Yovina, kemudian berduet di dua lagu,” tambahnya.


Seorang pengunjung Luri Astuti mengungkapkan, menyaksikan orkestra adalah bucket list-nya. Kali ini perdananya menonton di Kagungan Dalem Regol Brajanala Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. "Perdana nonton amazing, tertarik nonton gara-gara cuplikan Tiktok dan seseru ini nonton secara langsung," ungkapnya.


Perempuan berusia kepala dua itu datang bersama suami. Tiba di kompleks Keraton sekitar pukul 14.30, sengaja datang sebelum acara dimulai untuk memilih tempat yang paling dekat dengan panggung untuk menyaksikan performance lebih dekat. "Keseluruhan performer seru. Dari lagunya yang dibawakan, aransemen musik dan lain-lain," tambah warga Sleman ini. (wia/laz)

Editor : Satria Pradika
#Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat #Royal Orchestra #Yogyakarta #Yogyakarta Royal Orchestra #Peringati HKN #Pentas Musikan #Regol #keraton jogja