Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perdebatan Soal Larangan Study Tour bagi Sekolah, Begini Tanggapan Pemprov DIY

Winda Atika Ira Puspita • Minggu, 19 Mei 2024 | 21:14 WIB

Larangan Study Tour.
Larangan Study Tour.

RADAR JOGJA - Pemprov DIY tak akan gegabah mengeluarkan kebijakan larangan study tour bagi anak-anak sekolah.

Menyusul beberapa daerah lain menerapkan dampak adanya tragedi kecelakaan maut yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok di Ciater Subang Jawa Barat pada Sabtu lalu (11/5).

Sekprov DIY Beny Suharsono mengatakan, salah satu yang menjadi perhatian bukan soal larangannya, namun justru soal kerjasama antara sekolah dengan jasa perjalanan.

Baca Juga: BPTD Kelas III DIY Menyelenggarakan Giat Sosialisasi Keselematan Jalan, Ratusan Siswa SMA Dilibatkan Sebagai Upaya Mencegah Kecelakaan Jalan di Jogja

Utamanya berkaitan dengan memastikan kelaikan armada yang akan dipakai.

"Kita tidak melarang karena kerjasamanya itu yang harus hati-hati. Jadi kalau pesen dengan travel agent ya dicek betul armadanya bagus atau tidak," katanya Minggu (19/5).

Beny menjelaskan, terlebih pilihan armada bus diera saat ini sudah beragam.

Dan terbilang tak sedikit pilihan bus yang dikatakan laik jalan.

Kepastian pemilihan armada yang laik jalan tersebut menjadi bagian tak terpisahkan, untuk memastikan keselamatan seluruh siswa, guru dan warga sekolah yang melakukan perjalanan.

"Sekarang tidak seperti jaman dulu terpaksa pakai armada itu, kalau sekarang kan tidak trpaksa tapi kita bisa memilih alternatif itu. Kalau kami kata pak gubernur, boleh (study tour) asal standar e, yaitu standar armada yang digunakan betul-betul laik untuk jalan," ujarnya.

Menurutnya, urgensi melaksanakan study tour tebilang penting untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan anak sekolah di luar pembelajaran sekolah.

Baca Juga: Prediksi Monza vs Frosinone Serie A Minggu 19 Mei 2024 Kick Off Pukul 20.00, Head to Head dan Susunan Pemain, Siapakah Pemenangnya?

Study tour dinilai menjadi bagian daripada pendidikan praktek di lapangan.

"Itu proses pembelajaran yang kita anggap sekarang ada proses pembelajaran merdeka belajar, experience ada disitu. Misalnya datang ke wisata museum siswa bisa mengeksplorasi masa lalu ke masa depan, pun tahu esesnsi dari pembelajaran itu, siswa perlu tahu sampai kesitu dan sebagian besar adanya di Jogja," jelasnya.

Beny meyakini, larangan study tour dari beberapa daerah tersebut belum bisa dikatakan berdampak negatif pada kunjungan wisata ke Jogjakarta.

Baca Juga: Prediksi Sheffield United vs Tottenham Hotspurs Liga Inggris Minggu 19 Mei 2024 Kick Off Pukul 22.00, Head to Head dan Susunan Pemain

Mengingat, setidaknya baru sekitar 3 daerah yang melarang.

"Kita masih banyak daerah-daerah lain, kita meyakini itu. Kalau saya kok belum yakin (berdampak penurunan kunjungan wisata)," terangnya.

Sehingga penting halnya untuk mempersiapkan segala sesuatu sebelum melakukan perjalanan wisata edukasi bagi sekolah.

Insiden tersebut setidaknya menjadi pembelajaran bagi DIY khususnya dan bagi seluruh daerah di Indonesia.

"Jadi apa yang harus kita siapkan, BBM kita penuhi, kita cek remnya, kita cek bannya itu yang harus dilihat. Makanya pentingnya travel agent menjelaskan itu, untuk mengantisipasi hal serupa," tambahnya.

Sebelumnya Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya mengatakan, study tour memang bukan suatu keharusan bagi murid dan sekolah.

Pihak sekolah tidak harus menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Pihaknya mempertimbangkan keamanan, kemudian kemampuan dari masing-masing peserta didik dan tidak wajib seluruh peserta didik untuk ikut.

"Kalau study tour murni pasti ada tempat yang dikunjungi dan konteksnya memperkaya pengalaman atau memperdalam materi pembelajaran di sekolah. Misalnya kunjungan industri itu menjadi bagian yang kami dorong tapi bagaimanapun juga jangan sampai memberatkan," katanya.

Disdikpora DIY pun berpesan jika akan melaksanakan study tour prosedur wajib harus dilakukan untuk memilih kelaiakan kendaraan yang hendak dipakai.

"Segala macam pasti cek kendaraan seperti apa yang kita gunakan, keamanan dan kenyamanan itu menjadi pemikiran. Tentunya itu prosedur wajib, ketika akan melakukan perjalanan dan menggunakan jasa travel," tambahnya. 

Editor : Bahana.
#Pemprov DIY #kecelakaan bus #Guru #study tour #Siswa #DIY #Disdikpora DIY