RADAR JOGJA - Satu bulan menjelang Idul Adha 2024, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY siap melakukan antisipasi dan memastikan kondisi kesehatan hewan ternak. Salah satunya menyiagakan pos lalu lintas ternak di delapan titik.
Kepala DPKP DIY Hery Sulistio Hermawan mengatakan, delapan titik itu berada di Kulon Progo, Gunungkidul, dan Sleman. Beberapa titik pos pantau tersebut bakal disiagakan untuk memastikan ternak yang dilalu lintaskan dalam kondisi sehat atau tak terpapar antraks.
Demikian pula di pasar-pasar hewan akan disiagakan petugas untuk mendata dan memantau indikasi hewan yang mengalami kondisi kurang baik. Sehingga, hewan yang terindikasi kurang sehat tersebut tak dipasarkan di dalam maupun luar daerah.”Kalau ada risiko kami kembalikan agar tidak dijual ke masyarakat atau di karantina," ujarnya.
DPKP DIY bakal melakukan intervensi ketika ternak didistribusikan ke daerah lain akan dicek kondisi kesehatannta dengan melihat surat keterangan sehat ternak tersebut. Surat keterangan sehat bakal dilakukan pengecekan melalui pos pantau atau pasar-pasar hewan di DIY. "Ini bisa kita lihat ketika di pos dan pasar pasti ada (surat keterangan sehat)," jelasnya.
Pihaknya juga aat ini terus mengecek dan menginventarisasi kondisi hewan-hewan di kalangan peternak. Ini salah satu upaya menjaga agar hewan-hewan untuk kebutuhan Idul Adha mendatang dalam kondisi fit dan sehat.
DPKP DIY memastikan ketersediaan hewan kurban saat ini cenderung aman dan harga masih harga pasar untuk ternak sapi, sementara kambing dan domba masih tabil belum terlihat adanya kenaikan. Jumlah ketersediaan hewan kurban ini belum bisa dipastikan.
Masyarakat dihimbau untuk tidak panik harus membeli hewan ternak untuk kurban jauh-jauh hari. Berdasarkan pengalanan sebelumnya kebutuhan hewan kurban di DIY tersedia. Biasa pasokannya lentur. Pasar akan menginfokan kalau habis atau kurang.”Pedagang akan otomatis ambil suplai dari tempat lain,” imbuhnya.(wia/din)