Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dishub DIY Masih Tunggu Kajian Rencana Peniadaan Separator Ring Road di Yogyakarta

Adib Lazwar Irkhami • Minggu, 12 Mei 2024 | 01:20 WIB

 

GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

 

RADAR JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) DIY belum dilibatkan apapun terkait wacana peniadaan separator di jalur ring road Jogja. Sejauh ini pihaknya masih menunggu kajian teknis dari Polda DIY yang menggaungkan awal rencana penghilangan pembatas jalan itu.


Plh Dishub DIY Sumariyoto mengatakan, peniadaan separator di jalur ring road Jogja merupakan rencana Polda DIY. Kewenangannya berasal dari instansi itu berikut pemerintah pusat lantaran statusnya merupakan jalan nasional. "Itu kan keinginan polda untuk melakukan kajian. Terkait hal itu, kita tunggu saja kajian seperti apa. Belum ada komunikasi dengan dishub," katanya kemarin (10/5).


Oyot, sapaan akrabnya, menjelaskan, separator berada di jalur ring road Jogja. Sementara jalur sepanjang jalan ring road merupakan jalan nasional yang kewenangannya ada di Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN). Pun kajiannya dilakukan dari pusat, bukan Pemprov DIY.


"Nanti kita tunggu saja (kajian separator), mangga aja kalau polda mau melakukan kajian. Tentunya harus koordinasi juga dengan (Kementerian) PU, karena itu terkait dengan jalan nasional," ujarnya.
Menurutnya, kajian yang dilakukan Polda DIY juga nantinya juga harus memuat untung dan rugi atau positif dan negatif dari peniadaan separator itu, agar bisa dipelajari bersama sama.

Setelahnya rekomendasi hasil kajian baru bisa dilihat sejauh mana pentingnya wacana itu diterapkan sebelum nanti dilaksanakan. "Kami sifatnya nanti kordinasi saja antarmereka dan sekadar pemberitahuan," jelasnya.


Direktur Lalu lintas Polda DIY Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan, sebagai langkah awal rencana pembahasan penghilangan separator ring road akan dilakukan bersama sejumlah stakeholder terkait hingga kalangan akademisi dan pihak-pihak terkait lainnya.


"Selasa depan rencana mulai dibahas. Separator itu dibangun kan sudah sangat lama, sementara perkembangan transportasi sekarang sudah sangat pesat. Jadi butuh penyesuaian," katanya.
Menurutnya, infrastruktur jalan di jalur itu tidak berkembang atau jalan tidak bertambah. Maka, peniadaan separator diharapkan mampu menurunkan angka kecelakaan. "Karena jika dihilangkan, lumayan itu ada space tambahan sekitar satu meter," jelasnya.


Adapun rencana tahap awal uji coba peniadaan separator dimulai di Monjali sampai Condongcatur selama satu bulan. Dengan begitu, badan jalan akan semakin lebar dan dimungkinkan bisa memperkecil risiko kecelakaan lalu lintas. "Kami juga akan edukasi terus masyarakat sambil melihat bagaimana kondisi uji cobanya," ujarnya.


Pihaknya tak menampik bahwa program ini berpotensi menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Hanya memang tetap diperlukan terobosan konkret agar kondisi lalu lintas di Jogjakarta beradaptasi dengan perkembangan terkini.

Baca Juga: Terdampak Tol, Pembongkaran Separator Dimulai


"Makanya ada uji coba dulu untuk melihat bagaimana optimalisasinya di lapangan. Setelahnya, baru kami akan tinjau kembali," tambahnya. (wia/laz)

Editor : Satria Pradika
#Yogyakarta #ring road #dishub diy #POLDA DIY #Separator Ring Road