Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jadi Patokan dan Referensi Harga Para Pedagang, Kios Segoro Amarto Keempat Dibuka di Pasar Sentul Jogja

Agung Dwi Prakoso • Kamis, 9 Mei 2024 | 16:00 WIB

 

BARU: Pj Wali Kota Jogja Singgih Raharjo meninjau kios Segoro Amarto saat peresmian di Pasar Sentul, Kota Jogja, kemarin (8/5).
BARU: Pj Wali Kota Jogja Singgih Raharjo meninjau kios Segoro Amarto saat peresmian di Pasar Sentul, Kota Jogja, kemarin (8/5).


RADAR JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja bekerjasama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Bank Indonesia meresmikan Kios Segoro Amarto di Pasar Sentul, kemarin (8/5). Ini adalah kios keempat setelah di Pasar Beringharjo, Kranggan, dan Prawirotaman.


Pengadaan kios ini untuk menjaga ketersediaan stok bahan pokok dan stabilitas harga. Satu unit mobil hibah dari Bank Indonesia (BI) juga diberikan untuk pengangkutan logistik. Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo menyampaikan pengadaan kios ini sebagai wujud komitmen untuk ketersediaan stok bahan pokok dan referensi harga. "Yang dijual di sini adalah supply dari Bulog yang harganya terendah dari Bulog," ujarnya.


Dari sisi stok di kios ini memang tidak terlalu banyak. Sehingga masyarakat bis mengakses produk yang dijual dengan jumlah tertentu. Selain itu, pedagang bisa menyesuaikan dengan harga yang ada di Kios Segoro Amarta ini. “Jadi, diharapkan menjadi patokan harga pedagang lain," tuturnya.


Keberadaan Kios Segoro Amarta yang telah ada sebelumnya mendapat respons positif dari masyarakat. Dia menyebut ada keluhan masyarakat tentang beras naik. Mereka dipersilahkan untuk membeli di Kios Segoro Amarta karena harganya relatif lebih murah.


Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Ibrahim menambahkan, sebagai bentuk sinergi dan koordinasi antar intansi, pihaknya ikut mendukung pengadaan kios ini. Bentuk dukungannya berupa bantuan unit mobil untuk mobilitas pengangkutan logistik. "Terlebih kami dalam satu kesatuan tim TPID, maka kami juga memberikan informasi terkait dengan neraca pangan dan perkembangan inflasi," jelasnya.


Dia berharap inovasi bisa terus dikembangkan khususnya di Kota Jogja. Inovasi pengadaan Kios Segoro Amarto, yang berpotensi untuk diterapkan di seluruh DIY, bahkan di Indonesia. (oso/din)

 

Editor : Satria Pradika
#Kios Segoro Amarto #TPID #Yogyakarta #bulog #kranggan #pasar beringharjo #Pemkot Jogja #Pasar Sentul #bank indonesia #prawirotaman #Singgih Raharjo