JOGJA - Tahun ini Pemprov DIY melanjutkan program beasiswa kartu cerdas. Menelan anggaran puluhan miliar, diharapakan mampu meningkatkan akses dan kualitas pendidikan.
Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DIY memperkirakan besaran anggaran yang dikucurkan dari Dana Keistimewaan tahun ini sebesar Rp 21,75 miliar. Menyasar pelajar SMA dan SMK, tujuannya agar tidak ada anak putus sekolah lantaran terkendala biaya.
Kepala Disdik Provinsi DIY Didik Wardaya mengatakan program beasiswa sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin pendidikan bagi semua kalangan.
"Program beasiswa kartu cerdas sudah dimulai sejak tahun ajaran 2012/2013," kata Didik Wardaya.
Di 2024 beasiswa kartu cerdas menyasar sekitar 14.500 siswa. Rinciannya jenjang pendidikan SMA sebanyak 6.500 siswa dan SMK 8.000 siswa.
Melalui beasiswa setiap pelajaran mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp 1,5 juta.
"Dikirim langsung ke rekening siswa," ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 11 Yogyakarta Suhirno membenarkan prihal keberlangsungan program beasiswa kartu cerdas. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, di 2024 sejumlah peserta didik SMAN 11 Yogyakarta memperoleh beasiswa tersebut.
"Ada puluhan penerima beasiswa kartu cerdas, angka persisnya perlu kroscek data lagi," kata Suhirno.
Melalui bantuan pendidikan tersebut, diharapkan tidak ada lagi kasus putus sekolah karena kendala biaya. Kepada para penerima beasiswa dia berpesan agar bisa menggunakan dana bantuan dengan bijak dan bertanggung jawab.
"Sehingga anak-anak dapat terus berprestasi dan meraih kesuksesan dikemudian hari," ujarnya. (gun)