Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Yogyakarta Bakal Miliki Embarkasi Haji, Kemenag: Tipe Asrama seperti Hotel Haji Bisa untuk Tourism

Winda Atika Ira Puspita • Minggu, 5 Mei 2024 | 22:01 WIB

IBADAH: Kedatangan jamah haji asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis 20 Juli 2023. (Guntur Aga Tirtana / Radar Jogja)
IBADAH: Kedatangan jamah haji asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis 20 Juli 2023. (Guntur Aga Tirtana / Radar Jogja)

RADAR JOGJA - Rencana pembangunan embarkasi haji di Kabupaten Kulon Progo tetap pada rencana.

Saat ini masih berproses dan sedang berjuang mengkomunikasikan dengan pemerintah pusat terkait anggaran.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) DIY Masmin Afif mengatakan, progress saat ini belum berubah yakni sedang mengajukan permohonan anggaran ke pemerintah pusat. Dan belum ada update terbaru.

"Tentunya itu kewenangan di pusat kita hanya mengajukan pada saatnya diperjuangkan dapat ya nanti kita tindak lanjuti," katanya kepada Radar Jogja Minggu (5/5).

Terkait berapa besar kebutuhan anggaran untuk mendirikan asrama haji di Kabupaten Kulon Progo itu, Masmin tidak membeberkan.

Skema anggarannya pun belum bisa diketahui.

"Nanti melihat skema anggarannya, kalau memang anggaran pusat ya nanti kita laksanakan aja perintah dari pusat. Kita sedang berusaha mengkomunikasikan terus," ujarnya.

Adapun tanah calon lokasi embarkasi haji di Kulon Progo akan memakai lahan seluas 7 hektare berstatus Sultanat Ground (SG) atau milik Keraton Jogja.

Lokasi tanah itu ada di Dusun Pripit, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Calon lokasi embarkasi ini berjarak 5 kilometer dari bandara YIA.

"Tanah sudah ada sudah dikasih palilah dari Ngarsa Dalem 7 hektare," jelasnya.

Kendati begitu, Masmin membeberkan desain calon asrama haji kawasan YIA nanti cukup besar disesuaikan dengan kondisi bandara Jogja bertaraf internasional yang sudah cukup representatif.

Setidaknya, minimal operasionalnya harus disiapkan untuk pemberangkatan dua kloter.

"Tapi kemarin kan Ngarsa Dalem menghendaki paling tidak asrama hajinya sudah tipe asrama haji hotel haji. Disamping untuk pelayanan haji tapi bisa untuk kebutuhan tourism," bebernya.

Dia berharap anggaran pembangunan embarkasi haji di Kulon Progo bisa segera disetujui sehingga bisa direalisasikan pembangunannya. 

"Ya harapannya bisa segera mendapatkan anggaran. Tentunya kita lihat nanti perkembangan pemerintahan baru," tambahnya.

Terpisah Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto mengatakan, siap memfasilitasi masyarakat dari aspek kebutuhan transportasi darat.

Pun selama ini pihaknya sudah melakukan fasilitasi dengan membuat relasi perjalanan KRL menuju Jogja.

Sehingga warga Solo, Klaten, Delanggu, Jawa Barat yang hendak ke Bandara YIA bisa menggunakan KRL Palur sampai dengan Jogja dengan transit di Jogja dan nanti berpindah ke KA Bandara.

"Karena kalau menggunakan parameks, parameks sendiri kan tujuan ke Kutoarjo jadi tidak belok ke YIA harus menggunakan KA Bandara," katanya. 

Editor : Bahana.
#Bandara #haji #embarkasi haji #Asrama Haji #Yogyakarta #asrama #YIA #embarkasi #Bandara YIA