RADAR JOGJA – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY untuk bersinergi dengan pemerintah rovinsi (pemprov) dalam upaya menekan angka kemiskinan ekstrem dan memberdayakan UMKM di wilayah DIY.
Dilangsir dari Jogja Prov, HB X menyampaikan bahwa pentingnya peran Kadin DIY dalam program tanggung jawab sosial (CSR) untuk ikut membantu menekan angka kemiskinan ekstrem di DIY.
Ia berharap Kadin DIY dapat berkolaborasi dengan Pemda DIY dalam program-program pemberdayaan masyarakat.
HB juga mendorong Kadin DIY untuk memberdayakan UMKM di DIY dengan memberikan pendidikan dan pelatihan kepada para pelaku UMKM melalui Tim Vokasi dan Produktivitas Kadin DIY.
Pendampingan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan tentang manajemen usaha, keterampilan produksi dan promosi digital, serta sikap mental wirausaha.
Menanggapi harapan Raja Keraton Jogja tersebut, Ketua Umum Kadin DIY, GKR Mangkubumi menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Pemda DIY dan pemerintah kabupaten/kota di DIY.
Kadin DIY akan fokus membantu masyarakat miskin ekstrem yang benar-benar membutuhkan bantuan, seperti lansia dan masyarakat berkebutuhan khusus.
GKR Mangkubumi juga menyampaikan bahwa Kadin DIY akan membantu meningkatkan UMKM di DIY melalui program pelatihan dan pendampingan, serta memfasilitasi 1.200 UMKM untuk menjadi anggota Kadin.
Selain itu, Kadin DIY juga akan membantu memfasilitasi wilayah yang belum teraliri listrik dan akses jalan.
Editor : Bahana.