Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Angka Kriminalitas di DIY Menurun Hasil Operasi Ketupat Progo, Destinasi Wisata Paling Diminati

Khairul Ma'arif • Rabu, 1 Mei 2024 | 18:15 WIB
TAK DISIPLIN : Pengendara motor melitas di lajur cepat di kawasan Ringroad Timur, Banguntapan, Bantul, Senin (29/4).
TAK DISIPLIN : Pengendara motor melitas di lajur cepat di kawasan Ringroad Timur, Banguntapan, Bantul, Senin (29/4).


RADAR JOGJA – Operasi Ketupat Progo 2024 sudah dilaksanakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) DIY selama 13 hari. Dari hasil pemantauan, momen Lebaran 2024 ini destinasi wisata DIY paling banyak didatangi wisatawan.

Sementara itu, angka kriminalitas mengalami penurunan. Operasi tersebut pada dasarnya untuk menghadapi Lebaran 2024 karena mobilitas masyarakat karena mudik dan angka kriminal dikhawatirkan mengalami kenaikan.


Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Pol Alfian Nurrizal menyampaikan, objek wisata DIY mengalami peningkatan kunjungan pelancong. Pada momen yang sama 2023 lalu ada 598.992 wisatawan. Sedangkan pada 2024 sebanyak 906.757. “Kenaikannya sebanyak 307.765 atau 51 persen,” katanya, Senin (29/4).


Padahal dari data yang masuk jumlah kendaraan yang ke luar DIY lebih banyak dalam momen Lebaran 2024 ini. Alfian menyebutkan, dari data yang direkap jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah DIY 1.110.385 dan yang ke luar 1.112.604.

Itu artinya lebih banyak ke luar wilayah DIY. Menurutnya, pada hari ke-9 dengan jumlah 128.690 kendaraan menjadi angka yang paling banyak saat masuk. Sedangkan kendaraan ke luar paling banyak pada pada hari ke-10 dengan jumlah 129.787 kendaraan.


Tidak hanya itu, angka kedatangan orang ke DIY juga menurun bagi masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi massal seperti kereta api. Dari penumpang kereta api mengalami penurunan 11.656 atau turun 7 persen.

Di saat yang bersamaan penumpang kereta api yang berangkat dari DIY meningkat 45.010 atau naik sebesar 30 persen.“Wisata yang didata dari lokal tetapi bukan dari Jogja tetapi dari sekitar wilayah Kedu, Surakarta dan wilayah lainnya kelihatan dari nopolnya,” imbuh Alfian.


Sementara itu, angka kriminal juga mengalami penurunan. Pada 2023 ada 51 angka kriminal yang terjadi sedangkan pada 2024 hanya 39 angka kriminal yang terjadi turun sekitar 12 kasus atau 31 persen. Selain operasi ketupat Progo 2024, Polda DIY juga melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).


Bersamaan berakhirnya operasi ketupat Progo 2024 otomatis berakhir pula momen angkutan Lebaran 2024. Misalnya saja di Terminal Giwangan yang sudah kembali seperti hari-hari normal jumlah penumpangnya.

Tidak ada penumpukan penumpang atau jumlah yang membeludak. "Sudah normal angka penumpang jumlah kisaran 8 ribu hingga 10 ribu," ucap Kepala Terminal Giwangan Sigit Saryanto. (rul/din).

Editor : Satria Pradika
#destinasi wisata #DIY #POLDA DIY #operasi ketupat progo #Kriminalitas #lebaran 2024 #Wisatawan